Breaking News:

Wabah Virus Corona

Bukti Virus Corona Sudah Ada di Kelelawar, Penyebab Covid-19 Muncul 40 Tahun Lalu

Bukti Virus Corona Sudah Ada di Kelelawar, Penyebab Covid-19 Muncul 40 Tahun Lalu

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi virus corona (Covid-19) - Bukti Virus Corona Sudah Ada di Kelelawar, Penyebab Covid-19 Muncul 40 Tahun Lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Virus Corona yang mampu menginfeksi manusia mungkin telah beredar dan tidak terdeteksi pada kelelawar selama beberapa dekade.

Penelitian menunjukkan, salah satu nenek moyang terdekat dari Virus Corona yang menyebabkan Covid-19 itu muncul pada kelelawar antara 40 dan 70 tahun yang lalu.

Virus Corona itu siap untuk berpindah silang ke manusia untuk beberapa waktu, kata para ilmuwan.

Hal ini menimbulkan keraguan lebih lanjut pada teori konspirasi bahwa virus corona yang menyebabkan Covid-19 itu adalah rekayasa hayati atau virus yang lepas dari laboratorium, tambah mereka.

RAMALAN Zodiak Terbaru Agustus 2020, Aries Fokus Karier, Aquarius Kesulitan, Taurus?

Prof David Robertson, dari University of Glasgow, mempelajari hal ini dan membuat analisis yang diterbitkan dalam jurnal Nature Microbiology.

Dia mengatakan bahwa sementara Sars-CoV-2 secara genetik sangat dekat dengan virus kelelawar terdekat yang diketahui, virus itu terpisah dalam kurun waktu beberapa dekade.

"Itu menunjukkan bahwa virus-virus ini, dengan potensi menulari manusia, telah ada selama beberapa waktu," katanya kepada BBC News.

"Kita benar-benar perlu memahami di mana atau bagaimana virus menyebar ke populasi manusia. Jika kita sekarang percaya ada virus yang bersirkulasi pada kelelawar itu, kita perlu memantau itu dengan lebih baik."

Nenek moyang yang sama

Ilustrasri - kelelawar tidur terbalik
Ilustrasri - kelelawar tidur terbalik (SHUTTERSTOCK/REAL PIX)

Studi itu menunjukkan perlunya pengawasan lebih lanjut terhadap penyakit yang muncul pada manusia dan perlunya melakukan lebih banyak pengambilan sampel dalam populasi kelelawar liar, jika kita ingin mencegah pandemi di masa depan, katanya.

Halaman
12
Editor: rendy nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved