Breaking News:

Nasional

Akhir Tahun, Sari Roti Bersiap Operasikan Pabrik di Kota Banjarmasin & Pekanbaru

Perusahaan pemroduksi Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) siap melakukan eskpansi ke Kota Banjarmasin dan Pekanbaru

KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Ilustrasi - Deretan Sari Roti produksi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. 

TRIBUNKALTENG.COM - Perusahaan pemroduksi Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) siap melakukan eskpansi ke Kota Banjarmasin dan Pekanbaru di akhir tahun 2020.

Pandemi Virus Corona (Covid-19) tampaknya tak menghalangi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) tetap melanjutkan ekspansi usaha di tahun 2020.

Selama semester pertama tahun 2020, manajemen ROTI telah menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 182 miliar.

Jumlah tersebut setara 45,5% dari rencana dana belanja modal tahun 2020.  

Setelah Mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Djoko Tjandra Langsung Dibawa ke Mabes Polri

"Dana itu untuk mendukung pengembangan usaha, meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat jaringan distribusi, termasuk pembangunan pabrik baru di Kota Banjarmasin dan Pekanbaru yang ditargetkan untuk operasional pada akhir tahun 2020," ungkap Direktur PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, Arlina Sofia, dalam pernyataan resminya, Kamis (30/7).

Secara umum, dampak pandemi Covid-19 dapat dirasakan pada berbagai industri, termasuk sektor makanan dan minuman. Meski demikian, hingga saat ini tidak berdampak signifikan terhadap kinerja operasional ROTI.

“Kami senantiasa melakukan analisis komprehensif terhadap daya beli, pola konsumsi, pola belanja dan pola aktivitas masyarakat Indonesia agar dapat menentukan strategi yang tepat dalam menangkap prospek pertumbuhan permintaan produk roti yang kuat di Indonesia, serta menghadapi tantangan usaha dan ketidakpastian pandemi Covid-19,” papar Arlina.

Seluruh kegiatan Nippon Indosari baik operasional maupun perkantoran, kata dia, dengan tertib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 serta mengedepankan standar tinggi kesehatan dan keselamatan kerja seperti memperhatikan jaga jarak fisik, memakai masker pada setiap aktivitas bekerja.

Selama semester pertama tahun ini, Nippon Indosari mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 1,67 triliun di semester I 2020. Jumlah tersebut tumbuh 5,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,59 triliun.

Pencapaian tersebut didukung penjualan pada kanal tradisional atau general trade (GT) yang tumbuh 30% year-on-year (yoy) menjadi Rp 455 miliar.

Halaman
12
Editor: Rahmadhani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved