Berita Kapuas

Perusahaan Besar Swasta di Kapuas Diharapkan Berperan Aktif Antisipasi Karhutla

Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bidang pertanian/perkebunan dan kehutanan di wilayah Kabupaten Kapuas

BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bidang pertanian/perkebunan dan kehutanan di wilayah Kabupaten Kapuas diminta berperan aktif dalam antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wiIayah setempat.

Itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat yang telah dikeluarkan dan ditujukan kepada pimpinan PBS di wilayah tersebut.

Disdik Kalteng Kirim Ratusan Laptop untuk Sekolah Pinggiran

"SE Bupati Kapuas perihal peran aktif PBS dalam antisipasi karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas itu tertanggal 24 Juli 2020," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, Selasa (28/7/2020).

Tertuang dalam SE tersebut, pencegahan dan penanggulangan itu agar dilakukan PBS baik di wilayah konsesi yang menjadi tanggungjawabnya.

Maupun di wilayah desa sekitar perusahaan dengan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Dalam surat tersebut, disebutkan berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di wilayah Kalimantan Tengah bahwa mulai bulan Mei 2020 merupakan awal musim kemarau dan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus 2020.

Memperhatikan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, pada Bagian Kedua nomor 25 huruf f dijelaskan bahwa “Mewajibkan kepada pelaku usaha pemanfaatan dan pelaku usaha pertanian untuk memiliki sumber daya manusia, sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran, serta melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan Iahan yang menjadi tanggungjawabnya.

Berkaitan dengan itulah maka diminta kepada PBS agar menyiapkan tenaga atau person yang terlatih khusus untuk penanganan kebakaran hutan dan Iahan.

Positif Terpapar Covid-19, Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani Minta Doa Kesembuhan

Juga melakukan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) d idesa sekitar wilayah PBS.

Kemudian menyiapkan mesin dan kelengkapan peralatan pemadaman, pembuatan sumur bor dan penampungan air (embung) dipersiapkan pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya Karhutla.

Selanjutnya melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat atau Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kapuas (BPBD).

Dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
(Tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved