Berita Kapuas

Sejumlah Barang Diamankan dari Lokasi, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Dadahup Kapuas

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran di Desa Dadahup RT 11, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edinayanti
polsek kapuas murung
Pasca kebakaran di Desa Dadahup RT 11, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran di Desa Dadahup RT 11, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (27/7/2020) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, lokasi pasca kejadian sudah kami pasang garis polisi (police line)," kata Kapolsek Kapuas Murung, Iptu Jimin.

Dilanjutkannya, sejumlah barang bukti pun diamankan dari lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan.

"Barang bukti yang diamankan diantaranya satu kompor gas, tabung gas 3 kilogram, tungku pembakaran untuk
memasak yang terbuat dari besi," ujarnya.

Delapan Rumah dan Satu Bangunan Walet Hangus Pada Kebakaran di Dadahup Kapuas

Hengkang dari Tukang Ojek Pengkolan, Andri Sulistiandri Pemeran Tisna Bakal Main di Preman Pensiun

Saat mendapat informasi kebakaran, pihak Polsek Kapuas Murung pun langsung mendatangi TKP.

Selanjut nya mencatat saksi, mengamankan barang bukti dan pengumpulan bahan keterangan guna proses penyelidikan.

"Kerugian materiil diperkirakan lebih satu milyar. Total luasan terbakar sekitar 100 × 75 meter," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, si jago merah mengamuk dini hari tadi di Desa Dadahup RT 11, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (27/7/2020) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pemadam kebakaran dari berbagai penjuru diketahui langsung merespon dan meluncur ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar dua jam dari Kota Kualakapuas, ibukota kabupaten.

Petugas gabungan pun berjibaku memadamkan api saat kejadian hingga akhirnya bisa dikuasai.

Data sementara diperoleh dari Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kapuas, sebanyak delapan unit rumah dan satu unit bangunan sarang walet, habis terbakar akibat diamuk si jago merah.

"Ya, data sementara delapan unit rumah dan satu bangunan sarang walet terbakar, rusak berat," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga.

Dilanjutkannya, api cepat membakar karena sebagian besar bangunan berbahan kayu atau semi permanen.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan untuk korban terdampak sebagaimana laporan sementara sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) dengan 40 Jiwa," ujar.

Pihak BPBD pun terus berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa melakukan pendataan korban terdampak kebakaran di lokasi kejadian.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved