Breaking News:

Wabah Virus Corona

Kim Jong Un Terapkan Lockdown Pertama di Korea Utara, Pembawa Covid-19 Melarikan Diri ke Korsel

Lockdown diumumkan pemerintah Korut Jumat (24/7/2020), kasus orang yang dicurigai pembawa Covid-19 itu adalah seorang yang melarikan diri ke Korsel

AFP/KCNA VIA KNS/STR
Foto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir. 

Editor : Didik Trio Marsidi
TRIBUNKALTENG.COM, PYONGYANG - Presiden Korea Utara, Kim Jong Un menerapkan lockdown di seluruh kota Kaesong, dekat dengan perbatasan Korea Selatan, setelah ditemukan seseorang dengan gejala Covid-19, yang membuat ia percaya kemungkinan "virus ganas" itu telah masuk ke negaranya.

Penetapan itu dilaporakan oleh media setempat pada Minggu (26/7/2020), sebagaimana yang dilansir Associated Press pada hari yang sama.

Jika orang tersebut secara resmi dinyatakan sebagai pasien virus corona, maka ia akan menjadi kasus virus corona pertama yang dikonfirmasi di Korea Utara.

Korea Utara dengan tegas mengatakan tidak memiliki satu pun kasus virus corona di wilayahnya, klaim yang dipertanyakan oleh para ahli luar negeri.

UPDATE Covid-19 Indonesia: Total Ada 98.778 Kasus Virus Corona, Ada Tambahan 1.492 Pasien

VIRAL Video Pendaki Gunung Lawu Telanjang Dada sebelum Tewas, Kepanasan saat Alami Hipotermia Berat

Malam Ini Kembali Bernyanyi, Bunga Citra Lestari alias BCL : Saya Memberanikan Diri

Lockdown diumumkan pemerintah Korea Utara pada Jumat sore (24/7/2020). Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) mengatakan, kasus orang yang dicurigai itu adalah seorang pelarian yang melarikan diri ke Korea Selatan beberapa tahun lalu, sebelum secara ilegal melintasi perbatasan ke Korea Utara awal pekan lalu.

KCNA mengatakan sekresi pernapasan dan tes darah menunjukkan orang itu "diduga telah terinfeksi" dengan virus corona.

Disebutkan kemudian orang dengan infeksi Covid-19 berserta orang-orang yang telah memiliki kontak fisik dengannya, dibawa pemerintah ke Kaesong untuk melakukan karantina dan sudah berjalan 5 hari terakhir ini.

Pemerintah Korea Utara telah melakukan beberapa upaya untuk melawan Covid-19 yang dinilai sebagai "masalah nasional", yang mana pada awal tahun telah menutup semua lalu lintas perbatasan, melarang turis asing, dan memobilisasi petugas kesehatan untuk mengkarantina siapa pun yang memiliki gejala virus corona.

Namun, tindakan lockdown baru pertama kali dilakukan oleh pemerintah Korea Utara untuk melawan penyebaran Covid-19.

Para ahli luar negeri mengatakan Covid-19 di Korea Utara dapat memberikan konsekuensi yang mengerikan karena infrastruktur perawatan kesehatan masyarakat yang buruk dan kurangnya pasokan peralatan medis yang kronis di sana.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved