Kriminalitas Palangkaraya

Lima Pria Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan Relawan MDMC Palangkaraya

Penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menetapkan lima orang tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap relawan

polres palangkaraya
Para pelaku penganiayaan dan barang bukti yang diamankan polisi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menetapkan lima orang tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap relawan petugas Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada pemakaman di pekuburan Jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya, Selasa (21/7/2020).

Jajaran kepolisian Polresta Palangkaraya, Kamis (23/7/2020) masih memproses hukum terhadap sejumlah pelaku penganiayaan petugas MDMC dalam penguburan jenazah Hartini Sariti (58), warga Jalan Damang Tidar Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya tersebut.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan, memaparkan hasil penyelidikan dari Satreskrim Polresta Palangkaraya, menetapkan 5 (lima) orang yang dijadikan calon tersangka atas dugaan penganiayaan, yakni ZT (45), TA (27), CA (23), PN (22) dan AB (23).

Berhasil Ungkap Kasus ini Polda Kalteng Terima Penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak

Rumah Mewah Artis Bollywood Shah Rukh Khan Dibungkus Plastik, Ternyata Ini Alasannya

“Kelima pria tersebut ditetapkan sebagai calon tersangka berdasarkan hasil penyelidikan petugas serta barang bukti yang ditemukan. Untuk saat ini mereka diamankan di Rutan Polresta Palangkaraya untuk dilakukan proses penyidikan,” ujarnya, Kamis (23/7/2020).

Kapolres mengungkapkan, kronologis kejadian saat tim relawan akan memakamkan seorang pasien Suspek Covid-19 dengan menggunakan protokol yang berlaku.

Namun ada beberapa pihak masyarakat yang tak terima hal tersebut dan berujung pada terjadinya keributan serta dugaan tindak penganiayaan.

Barang bukti yang diamankan sebuah kayu bulat berukuran sekitar dua mseter dan sebuah batu nisan yang diduga digunakan para tersangka menganiaya para relawan mengakibatkan ada yang jadi korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.

“Apabila terbukti melakukan penganiayaan terhadap petugas atau relawan MDMC maka para tersangka dapat dijerat dengan Pasal 170 jo Pasal 351 KUH-Pidana tentang penganiayaan, dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya.

tribunkalteng.com/faturhaman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved