Berita Palangkaraya

Jenazah Hartini Akhirnya Dikubur di Pemakaman Umum Palangkaraya Setelah Keluarga 'Ngamuk'

Keributan berakhir penganiayaan pada penguburan jenazah Hartini Sariti (58) warga Jalan Damang Tidar Kelurahan Panarung Kota Palangkaraya Kalteng

polresta palangkaraya
Pemakaman jenazah Hartini Sariti akhirnya dimakamkan di pemakaman umum di lokasi pemakaman Jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Keributan berakhir penganiayaan pada penguburan jenazah Hartini Sariti (58) warga Jalan Damang Tidar Kelurahan Panarung Kota Palangkaraya Kalteng yang meninggal akibat sakit lambung akhirnya dikubur di pemakaman umum bukan pada lokasi pemakaman penderita covid-19.

Ini dilakukan setelah adanya negosiasi yang dilakukan oleh Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggak Jaladri, dengan pihak keluarga jenazah, yang menolak almarhum dikuburkan pada lokasi pemakaman penderita covid-19.

Kapolresta Palangkaraya, mengatakan, jarak pemakaman umum dan pemakaman covid-19 di Jalan Tjilik Riwut km 12, masih satu lokasi hanya berjarak kurang dari 100 meter.

Pendangkalan Sungai Mentaya, Begini Kata Pengusaha Sampit Ini

Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri Tahun 2020 Dijadwalkan Cair Bulan Agustus

Kapolres menjelaskan, kericuhan terjadi hanya akibat miskomunikasi antara pihak rumah sakit PKU Muhammdiyah dan keluarga korban.

Pihak keluarga ingin sebelum dikubur, dibacakan ayat Alquran dan tidak dimakamkan di pemakaman covid-19.

Namun, untuk pemulasaran atau pembungkus jenazah tetap tidak dibuka, karena sudah pada level satu, pembungkus jenazah hingga tiga lapisan.

"Akhirnya dikubur di lokasi pemakaman yang diminta oleh pihak kekuarga di pemakaman umum," ujar Kapolresta Palangkaraya.

tribunkalteng.com / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved