Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Pemakaman Jenazah di Palangkaraya Ricuh, Pelaku Penganiayaan Relawan Covid-19 Diproses Hukum

Kericuhan yang terjadi saat pemakaman jenazah dengan menggunakan Protokol Covid-19 di Pemakaman Jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya ditangani aparat

Foto Warga Palangka
Proses pemakaman seorang jenazah yang menggunakan prorokol kesehatan Covid-19 di Jalan Tjilik km 12 Trans Kalimantan arah Palangkaraya- Sampit, Selasa (31/7/2020) berlangsung ricuh. 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Pemakaman jenazah dengan standar Protokol Covid-19 di Pemakaman Jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya Trans Kalimantan arah Kasongan berakhir ricuh.

Kasus ini pun akhirnya ditangani polisi. Petugas  menangkap empat orang yang melakukan pemukulan terhadap petugas pemulasaran jenazah.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengungkapkan, terjadi penganiayaan dalam pemakaman yang dilakukan keluarga pihak jenazah yang dimakamkan.

“Hasil pemeriksaan kami, diduga telah terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan oleh oknum dari keluarga pasien yang hendak dimakamkan terhadap tim relawan Covid-19 Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya,” ungkap Kapolresta Palangkaraya.

150 Orang Ambil Paksa Jenazah PDP Covid-19 dari Rumah Sakit, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Situasi Pemakaman Ricuh, Keluarga Tak Terima Pakai Protokol Covid

NEWSVIDEO- Satu PDP di Balangan Meninggal, Dimakamkan Sesuai SOP Jenazah Covid-19

Dia menjelaskan, keributan tersebut bermula saat pihak rumah sakit melakukan proses pemakaman jenazah seorang Pasien Dalam Perawatan (PDP) suspek Covid-19 dengan menggunakan prosedur Covid-19, yang ternyata dari pihak keluarga korban tidak setuju akan hal tersebut dan berujung hingga terjadinya tindak penganiayaan.

Penganiyaan yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengakibatkan empat orang relawan MDMC RSI Muhammadiyah harus dirawat karena mengalami luka di tubuh, bahkan seorang diantaranya pingsan dikarenakan terkena pukulan di bagian rahang.

“Empat pelaku yang kami amankan untuk dilakukan proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Jaladri.

Sore setelah kejadian, tersebut, direspon Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, bergerak cepat mendatangi TKP bersama dengan Kabagops dan anggota unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Kabar Organ Jenazah Covid-19 Diperjualbelikan Buat Dokter Ahli Ini Angkat Bicara, Ini Penjelasannya

Kapolresta Palangkaraya bersama anggotanya sempat melakukan mediasi antara kedua pihak, untuk meredam keributan tersebut dan mencegah terjadinya tindakan yang melanggar hukum.

Namun, Kabagops Polresta Palangkaraya, Kompol Hemat Siburian menambahkan, tetap dilakukan penyelidikan.

"Proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polresta Palangkaraya,” ujarnya. (tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved