Breaking News:

Kriminalitas Palangkaraya

Warga Resah, Dua Pedagang Obat Jual Zenith di Jalan Bawian Palangkaraya Dilaporkan ke Polisi

Keduanya dibidik dengan undang-undang penyalahgunaan narkotika lantaran nekat menjual obat terlarang jenis zenit

istimewa
Polisi saat memeriksa warung kaki lima di Jalan Bawian Palangkaraya yang menjual obat terlarang Zenit 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dua orang pedagang obat dan jenis dagangan lainnya di Jalan Bawian, Palangkaraya Kalimantan Tengah, berinisial S (33) dan A (45) Minggu (19/7/2020) berurusan dengan polisi.

Dua orang ini nekat berjualan obat terlarang jenis zenit.

Keduanya dibidik dengan undang-undang penyalahgunaan narkotika lantaran nekat menjual obat terlarang jenis zenit yang saat ini masuk dalam jenis obat narkotika.

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang selama masa pandemi covid-19 gencar patroli memberantas penyakit masyarakat, mendapat laporan ada pedagang yang berani jualan obat terlarang tersebut.

Dua Rumah di Pahandut Pelangkaraya Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Ini Amalan Bulan Dzulhijjah Selain Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah Jelang Idul Adha 2020

Akhirnya, polisi mengamankan dua orang penjual zenit saat patroli rutin di Jalan Bawian, Kota Palangkaraya.

Warga merasa resah dengan tindakan pedagang yang seenaknya menjual obat terlarang tersebut kepada para pelanggannya.

Wakil Direktur Samapta (Wadirsamapta) AKBP Timbul R K Siregar mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan ada aktivitas jual beli obat terlarang di salah satu rombong (gerobak) di jalan Bawian.

Saat patroli datang ke tempat tersebut dan ternyata informasi yang didapat benar adanya.

"Dua orang pelaku penjual obat-obatan terlarang berinisial S (33) dan A (45) yang lokasi tempat berjualannya bersebelahan kami amankan termasuk barang bukti obat terlarang yang dijual juga kami amankan seperti, obat-obatan jenis zenit, obat batuk, dan beberapa botol alkohol ," ujar mantan Kapolresta Palangkaraya ini, Minggu (19/7/2020).

Dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus memproses kasus dua orang pelaku penjual obat terlarang jenis zenit ini.

"Kami dalami kasusnya untuk mengungkap pelaku lainnya dengan melakukan pengembangan, pelaku akan dikenakan sanksi hukum menurut undang-undang yang berlaku tentang penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

tribunkalteng.com / Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved