Breaking News:

Kriminalitas Kobar

Lima Pelaku Jaringan Pembuat Dokumen Rapid Test Palsu Diamankan Polres Kobar Kalteng

Sebanyak lima orang pelaku yang merupakan satu jaringan pembuatan dokumen palsu hasil rapid test di Pangkalanbun ditangkap

polres kobar
Dokumen Rapid Test Palsu yang diamankan polisi 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALANBUN - Mahalnya harga dokumen atau Surat Keterangan (Suket) rapid test yang dijadikan prasyarat untuk bepergian menggunakan pesawat terbang atau kapal laut juga alat transportasi lainnya dijadikan lahan bisnis bagi pelaku tindak kriminal di Kotawaringin Barat dengan menjual dokumen palsu.

Sebanyak lima orang pelaku yang merupakan satu jaringan pembuatan dokumen palsu hasil rapid test di Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat ditangkap polisi.

Mereka berani memalsukan surat keterangan hasil rapid test yang dikeluarkan Rumah Sakit Umum Daerah Imanuddin Pangkalanbun.

Kapolres Kobar, AKBP Dharma Ginting, mengatakan, lima orang pelaku pemalsuan dokumen rapid test tersebut antara lain, SA (41), TO (28), AM, MU dan SS, Jumat (17/7/2020) diamankan di dalam Kamar Tahanan Mapolres Kobar untuk proses hukum lebih lanjut.

100 Orang Telah Daftar Ikut Bimtek yang Diadakan Kelompok Kerja Guru PAI Kapuas

Rey Mbayang Justru Ungkap Nikmatnya Pacaran Setelah Menikah Bersama Dinda Hauw

Menurut Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) ini, lima pelaku yang terlibat dalam pemalsuan surat hasil keterangan rapid test tersebut menjual kepada calon penumpang kapal.

"Kronologisnya, yakni awal mulanya pelaku MU dan SS ingin melakukan perjalanan ke daerah Jawa dan memerlukan surat hasil rapid test.

Kemudian memesan dokumen rapid test kepada pelaku TO melalui WhatsApp yang disampaikan kepada pelaku SA , Sabtu (11/7/2020).

"Biaya yang ditentukan sebesar Rp 300 ribu persuratnya, setelah dibuatkan lalu keesokan harinya diserahkan kepada pemesan,” ujar Kapolres.

Saat akan memasuki kapal, oleh petugas kemudian dilakukan pemeriksaan surat rapid test penumpang tersebut.

"Namun dianggap janggal, petugas meneliti surat tersebut ternyata palsu, kami langsung amankan penumpang berikut barang bukti berupa 19 lembar surat keterangan hasil rapid test yang diduga palsu tersebut,” ujar perwira polisi ini.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved