Berita Kapuas

Kemenag Kapuas Targetkan Tahun ini Semua Barang Milik Negara Sudah Ada Penetapan Status Pengguna

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas bergerak cepat menyikapi percepatan Penetapan Status Pengguna (PSP) Barang Milik Negara (BMN).

Foto Kemenag Kapuas
RAPAT- Kemenag Kapuas saat menggelar rapat menyikapi percepatan Penetapan Status Pengguna (PSP) Barang Milik Negara (BMN). 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas bergerak cepat menyikapi percepatan Penetapan Status Pengguna (PSP) Barang Milik Negara (BMN).

Yakni dengan telah menggelar rapat yang dihadiri kepala satuan kerja (satker) dan operator BMN di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.

Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni meminta satker-satker di bawah Kemenag yang memiliki BMN segera mendata dan melengkapi persyaratan untuk penetapan status BMN.

Pembawa Ribuan Butir Obat di Kapuas Diamankan, Inilah Ancaman Hukumannya

"Berdasarkan PMK Nomor 246 Tahun 2014, permohonan PSP BMN diajukan secara tertulis oleh pengguna barang kepada pengelola barang paling lama 6 bulan sejak barang diperoleh," katanya, Jumat (17/7/2020).

Ia juga meminta operator BMN untuk menginventarisir BMN yang ada di satkernya.

"Kerjakan yang mudah dahulu, kalau perlu lembur, karena target akhir Desember semua BMN sudah PSP," tandasnya.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha H Hamidhan, menekankan percepatan penyelesaian PSP.

"Sudah masuk pertengahan tahun 2020, maka perlu digiatkan dan buat jadwal untuk penyelesaian PSP sehingga akhir Desember selesai semua," tegasnya.

Ritual Buang Sial Ala Nikita Mirzani, Mantan Dipo Latief Gembira Tak Ditahan

Hamidhan meminta setelah jadwal penyelesaian PSP dibagikan melalui grup WhatsApp (WA), pimpinan satker (Kepala MAN, MTsN 1, MTsN 2) dan operator BMN nya bisa bergerak cepat dan saling berkoordinasi dalam penyelesaian PSP.

Ia melanjutkan, selain dibuat jadwal, pimpinan satker juga secepatnya membentuk tim penyelesaian PSP.

Kemudian melakukan inventarisir semua BMN baik berupa tanah dan bangunan, kendaraan bermotor, peralatan kantor, peralatan Mesin, dan lain-lain.

Jika sudah, agar melengkapi semua persyaratan untuk pengajuan ke KPKNL dan terakhir melakukan penginputan ke aplikasi BMN.

"Kunci penyelesaian percepatan PSP BMN adalah kerjasasama. Dengan kerjasama, PSP BMN untuk Satker Kemenag Kabupaten Kapuas bisa selesai sesuai jadwal yang disepakatai dalam rapat ini," pungkas Hamidhan. (Tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved