Berita Palangkaraya

Kapolda Kalteng Resmikan Laboratorium PCR RS Bhayangkara Palangkaraya, Tracing Makin Agresif

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, resmikan laboratorium PCR Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Ahmad Yani Palangkaraya, Kalimantan Tengah

tribunkalteng.com/Fathurahman
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat melakukan peresmian Laboratorium PCR di RS Bhayangkara Jalan Ahmad Yani Palangkaraya 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Alat atau Mesin pemeriksaan sampel Swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dimiliki Rumah Sakit di Kalimantan Tengah hingga Rabu (15/7/2020) semakin banyak, mencapai tujuh unit.

Hal itu diungkapkan Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, saat peresmian laboratorium PCR RS Bhayangkara di Jalan Ahmad Yani Palangkaraya, yang dilakukan, Selasa (14/7/2020).

"Dengan adanya alat PCR dan Laboratorium serta SDM tenaga medisnya, penelusuran (tracing) Covid-19 akan dilakukan secara agresif," ujarnya.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, penanganan covid-19 di harus dilakukan dengan cara yang ekstra luar biasa.

Banjir di Lamandau Kini Rendam Nanga Bulik, Ketinggian Air Sampai Plafon

Belajar Dari Rumah, Kadisdik Berharap Peserta Didik di Kapuas Tetap Semangat

Simpan Sabu, Warga Kotim Ini Ditangkap Petugas Satresnarkoba Polres Pulangpisau

Salah satunya dengan mendirikan Laboratorium PCR ini. Laboratorium PCR RS Bhayangkara untuk mendukung program dan kebijakan Pemerintah Daerah.

"Semakin banyak Laboratorium PCR yang ada di Kalteng, kita akan melakukan kegiatan secara agresif. Melakukan Tracing (penelusuran), membantu masyarakat yang reaktif untuk segera dilakukan tes bila hasilnya positif bisa segera ditangani secara tepat guna memutus mata rantai Covid-19 yang bisa memampar masyarakat," ujarnya.

Lebih jauh Kapolda menegaskan, efektivitas skala penggunaan Laboratorium PCR RS Bhayangkara bekerja sama dengan dokter yang saat ini bisa menangani sebanyak 72 sampel yang durasinya sekitar 2 jam, maksimal bisa dilakukan hanya 3 kali ship untuk ke 72 sample tersebut.

Tidak bisa lebih dari itu, karena masih menggunakan semi manual yang berbeda dengan RS Doris Sylvanus maupun RS Umum Daerah Palangkaraya yang sudah ada mesin digitalnya dalam rangka untuk mempercepat proses, menganalisa sample Covid-19 ini.

"Jadi untuk RS Bhayangkara yang ada diluar pulau Jawa, Laboratorium PCR di Kalteng ini yang pertama kali. Penggunaannya diutamakan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan selanjutnya baru anggota Polri untuk Penanganan Covid-19," ujarnya.

(tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved