Breaking News:

Kriminalitas Gunungmas

Simpan Narkoba di Badan, Pemuda Gunungmas Kalteng Tak Berdaya Diciduk Polisi

Polisi menemukan, narkotika jenis sabu sebanyak 5,62 gram dan pil ekstasi sebanyak delapan butir saat menggeledah badannya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
polres gunungmas
Pelaku TK (35) saat diamankan polisi bersama barang bukti sabu dan pil ekstasi yang ada di badannya 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKURUN - Seorang pria asal Desa Tewai Baru Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunungmas, Kalimantan Tengah, diamankan polisi, diduga sebagai pengedar narkoba.

Polisi menemukan, narkotika jenis sabu sebanyak 5,62 gram dan pil ekstasi sebanyak delapan butir saat menggeledah badannya.

Pemuda dengan inisial TK berumur 35 tahun ini, Minggu (12/7/2020) meringkuk di tahanan Polres Gunungmas.

"Saat ini tersangka TK masih menjalani proses hukum di Polres Gunungmas," ujar Kapolres Gunungmas AKBP Rudi Asrimna, melalui, Kasat Reserse Narkoba Iptu Untung Basuki.

Kota Pelaihari Terendam, Diguyur Hujan Deras Sejak Jumat

LOWONGAN Kerja di Kemendikbud untuk Diploma dan SMK, Cek Syarat dan Tata Caranya

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gunungmas meringkus TK (35) di Jalan Lintas Kuala Kurun - Palangkaraya tepatnya di sebuah gudang di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang

Petugas kemudian menggeledah badannya dan menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 5,62 gram serta pil ekstasi sebanyak delapan butir.

Kasatresnarkoba Iptu Untung Basuki mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di sebuah gudang kosong di Desa Tewai Baru kerap digunakan untuk transaksi jual beli Narkoba.

Anggota Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan di tempat tersebut dan mencurigai satu orang Laki-laki berinisial TK.

"Saat petugas kami,melakukan penggeledahan badan pelaku, ditemukan bungkus paket plastik klip yang berisi serbuk kristal diduga Narkotika, serta delapan butir pil ekstasi, pelaku langsung kami amankan bersama barang buktinya," ujarnya.

Menurut Kasatresnarkoba Polres Gumas ini, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar.

"Kami juga amankan barbuk lainnya, satu buah bong alat hisap sabu beserta pipet kaca, dua buah sendok terbuat dari sedotan, satu buah botol aluminium, satu buah timbangan digital, uang tunai sebesar Rp 600 ribu serta satu buah telepon selular," ujarnya.

tribunkalteng.com/ faturahman

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved