Berita Jakarta

Dirjen Hubla Sebut Tol Laut Tingkatkan Perekonomian Daerah

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dirjen Hubla mengatakan saat ini tingkat keterisian kapal muatan balik tol laut dari daaerah mulai meningkat.

TRIBUN KALTENG.COM/FATURAHMAN
ILUSTRASI - Pelabuhan Laut Segintung di Kabupaten Seruyan, Kalteng. 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla) terus mendorong optimalisasi muatan balik tol laut untuk bisa meningkatkan perekonomian daerah.

Menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Capt Wisnu Handoko, saat ini tingkat keterisian kapal muatan balik tol laut dari daerah mulai meningkat,

Hal itu seiring dilonggarkannya aktivitas masyarakat pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah.

Termasuk juga, dukungan pemerintah daerah yang memberikan fasilitasi dan kemudahan yang mendorong rakyatnya mengisi muatan balik tol laut.

Dibangun Saat Darwan Ali Jabat Bupati Seruyan, Pelabuhan Laut Segintung Tak Tergantung Pasang Surut

Aktivitas Kapal Laut di Kalteng Meningkat, Pendangkalan Sungai Mentaya Jadi Kendala

Penumpang Kapal Laut di Kalteng Meningkat 12,48 Persen, Dampak Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Kekayaan Laut Didominasi Nelayan Luar Daerah, Nelayan Kalteng Hanya Jadi Penonton

"Beberapa daerah melakukan perubahan kemajuan yang cukup baik, misalkan daerah Maluku Utara, yaitu Babang dan Weda, misalkan itu menunjukkan ada perubahan yang bisa kita lihat. Tadinya tiga kontainer, kemarin kita lihat ada yang sampai 34 kontainer. Isinya mulai kayu, kelapa, kopra, ada beberapa produk ikan karena kita menyediakan kontainer berpendingin atau 'reefer container'. Ada sekitar lima unit itu bisa dimanfaatkan membawa hasil-hasil produk ikan," kata Capt Wisnu, Sabtu (11/7/2020).

Tidak hanya itu, tambahnya, untuk hal yang sama juga terjadi di Morotai, Bitung, Tahuna, Saumlaki, bahkan ada yang sampai mengirimkan muatan baliknya hingga 54 Teus, di mana mayoritas muatan berisi ikan, kayu, kopra, dan lainnya.

Dan, lanjut dia, hal ini sangat cukup membanggakan sebab ada daerah yang sebelumnya tingkat keterisian muatan balik hanya sekitar 10 persen, saat ini ada yang di atas 60 persen.

Capt Wisnu menjelaskan, memang untuk menaikkan tingkat keterisian kapal muatan balik tol laut diperlukan dukungan pemerintah daerah atau pemda.

Dan dirinya juga mencermati bahwa inisiatif pemerintah daerah, memacu memotivasi usaha-usaha di daerah mengirim barang ini keluar.

“Kami sangat apresiasi beberapa kepala daerah sudah membuktikan komitmennya untuk mengirim muatan balik produksi daerah. Kita juga terus lakukan koordinasi, kementerian/lembaga terkait, kalau produk muatan balik Tol Laut tersebut agar tepat sasaran seperti produk ikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, perkebunan dengan Kementerian Pertanian, juga lainnya dengan kementerian terkait," katanya. (Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Muatan Balik Tol Laut Terbukti Bisa Dongkrak Perekonomian Daerah

Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved