Breaking News:

Kriminalitas Katingan

Masih di Bawah Umur, Remaja di Katingan Dicabuli Kades dan Dua Pegawai hingga Delapan Kali

Nafsu bejat Kades dan dua perangkat desa ini ternyata sudah dilampiaskan sejak lama, namun baru terungkap belakangan.

polres katingan
Tiga Pelaku pencabulan anak dibawah umur diamankan polisi untuk proses hukum di Mapolres Katingan, Kota Kasongan. 

TRIBUNKALTENG.COM, KATINGAN - Warga Tewang Manyangen Kecamatan Tewang Senggalang Garing, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, ramai membicarakan ulah oknum kades setempat bersama perangkatnya yang berbuat asusila terhadap siswi SMA yang berumur 17 tahun.

Pencabulan dilakukan hingga delapan kali.

Nafsu bejat Kades dan dua perangkat desa ini ternyata sudah dilampiaskan sejak lama, namun baru terungkap belakangan.

Warga desa pun geger, karena pemimpin tertinggi di desa tersebut, memiliki perilaku bejat melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Sudah Lima Hari Lagu Kepastian Trending Nomor Satu di Youtube, Aurel Hermansyah Speechless

Masuki Akhir Tahun Ajaran, MIN 3 Kapuas Lakukan Cek Data Ini

"Kami berharap oknum kades dan pelaku lainya diberikan hukuman setimpal. Karena memberikan contoh yang tidak baik bagi warga, sebagai pimpinan di desa, ini sangat memalukan, terutama bagi kami warga Katingan," ujar Abdul Hadi salah satu warga Katingan, Kamis (9/7/2020).

Informasi terhimpun dari pihak kepolisian menyebutkan,  oknum Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Katingan Hen (47) beserta perangkatnya Alw (39) dan Nik (24) diduga melakukan pencabulan terhadap seorang perempuan di bawah umur sebanyak hingga delapan kali.

Saat ini, kades dan dua orang perangkatnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Katingan.

Pencabulan dilakukan sejak bulan Juli 2019 hingga Mei 2020.

Kapolres Katingan AKBP Andri SIswan Ansyah, melalui Kasatreskrim Iptu Adhi Heriyanto, membenarkan pelaku pencabulan adalah kepala desa dan perangkat Desa Tewang Manyangen.

"Korban berumur 17 tahun, siswi salah satu Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Tewang Sangalang Garing,” ujar Adhi Heriyanto.

Terungkapnya, kelakuan bejat Kepala Desa dan jajarannya ini, setelah korban mengungkapkan dia disetubuhi di beberapa tempat, yakni di perumahan Guru SMP 1 Tewang Manyangen, Perumahan BTN Kasongan Baru, lokasi tambang emas Talian Kereng, di semak kebun desa, di rumah Kades bahkan di kantor Desa Tewang Manyangen.

Kasatreskrim Polres Katingan, mengungkapkan, korban mengaku dicabuli hingga delapan kali di beberapa tempat, semua dilakukan secara paksa dan di bawah ancaman, korban tidak berdaya.

"Kami masih mendalami kasus ini, dan melakukan pemeriksaan semua pihak," ujarnya.

tribunkalteng.com/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved