Berita Kalteng

Kalimantan Tengah Siaga Darurat Karhutla Hingga Akhir September 2020, Hotspot di Kalteng 700 Titik

Kalteng Siaga Darurat Karhutla terhitung mulai 1 Juli hingga akhir September 2020 mendatang. Hotspot di wilayah Kalteng terpantau sudah 700 titik.

tribunkalteng.com/Fathurahman
Sejumlah lahan belukar di Kalimantan Tengah mengalami pengeringan karena suhu panas yang tinggi dan semakin jarangnya turun hujan. Seperti yang tampak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur ini. 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pelaksana tugas Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Kalteng, Darliansyah, Selasa (1/7/2020) menyebutkan Kalimantan Tengah siaga darurat Karhutla dimulai sejak tanggal 1 Juli 2020 sampai 28 September 2020 mendatang.

Sebagai bentuk upaya pencegahan pihaknya mulai melakukan peningkatan koordinasi dan bersinergi dalam upaya pencegahan dan sosialisasi secara masif di masyarakat agar warga mengetahui, dan waspada terhadap kebakaran lahan di sekitar wilayahnya.

Darliansyah juga mengungkapkan, sebelumnya dua wilayah yakni Kabupaten Barito Utara (Barut) dan Kotawaringin Barat (Kobar) sudah menetapkan siaga darurat Karhutla.

“Dua Kabupaten sudah menetapkan status siaga darurat dan hotspot saat ini sudah lebih dari 700 titik, sehingga status siaga darurat bencana ditetapkan," ujarnya.

Pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta Keluar Landasan di Bandara Hasanuddin Makasaar

Dua Perwira dan 38 Bintara Polres Kapuas Mendapat Penghargaan ini dari Polri

Pengurus PWI Kapuas Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri, ini Tujuannya

Dia mengatakan, dengan adanya penetapan dua kabupaten tersebut, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, memandang perlu Pemprov Kalteng mengeluarkan keputusan siaga darurat karhutla.

"Surat keputusan sudah ditandatangani pak Gubernur dan dilaksanakan mulai besok sampai September 2020,” katanya.

Dijelaskan, Darliansyah yang juga tim gugus harian penanggulangan covid-19 Kalteng ini, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemprov Kalteng dan instansi terkait agar dapat menekan dan meminimalisir potensi karhutla serta sosialisasi kepada masyarakat agar karhutla tidak parah seperti sebelum sebelumnya.

“Kami terus berupaya bersama instansi terkait melakukan pencegahan melalui sosialisasi, pencegahan hingga penanganan di lapangan,” ujarnya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved