Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

BI Optimis Rupiah Menguat di Akhir Tahun, di Kisaran Rp 14.000-Rp 14.600 per dolar AS

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak menguat di kisaran Rp 14.000 - Rp 14.600 per dollar Amerika Serikat (AS) di akhir tahun 2020 ini

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - nilai tukar rupiah terhadap dolar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Senin (20/4) sebesar 52 poin atau 0,34 persen ke level Rp15.412 per 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA -  Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak menguat di kisaran Rp 14.000 - Rp 14.600 per dollar Amerika Serikat (AS) di akhir tahun 2020 ini. 

Hal itu diungkap Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamis (18/6).

"BI memandang kalau nilai tukar secara fundamental undervalued dan masih berpotensi menguat," kata Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kamis (18/6). 

Penguatan ini mulai terlihat saat sampai dengan kemarin (17/6), rupiah mengalami apresiasi sebesar 3,75% secara point to point atau 5,69% secara rata-rata dibandingkan dengan level Mei 2020, walau masih terdepresiasi sebesar 1,42% bila dibandingkan dengan level akhir 2019. 

Tingkatkan Kualitas Uang Layak Edar, Ini yang Dilakukan Bank Indonesia Kalteng

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dolar, Jangan Dikomentari Dulu

Pergerakan Dolar Tertekan, Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat

Destry juga memaparkan hal-hal yang memengaruhi optimisme akan penguatan nilai tukar rupaih tersebut. Pertama, inflasi yang terkendali dan rendah. Kedua, perbedaan suku bunga dalam dan luar negeri yang tinggi. 

Ketiga, terkendalinya defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD), perbaikan transaksi modal dan finansial, sejalan dengan prospek Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang meningkat. 

Serta keempat, penguatan nilai tukar rupiah juga didukung oleh meredanya ketidakpastian pasar keuangan global serta tingginya daya tarik aset keuangan domestik dan terjaganya kepercayaan investor asing terhadap prospek kondisi ekonomi Indonesia.

Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini Menguat Diikuti Kenaikan IHSG

"Ini pun juga terlihat dari premi resiko Indonesia yang mulai menurun meski belum kembali ke posisi awal alias sebelum pandemi Covid-19," tambah Destry. 

Dengan kondisi ini pun, bank sentral juga optimis kalau nilai tukar rupiah masih akan terus menguat. Bahkan, di akhir tahun 2021, rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 13.700 - Rp 14.300 per dollar AS.  

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul BI yakin rupiah ada di kisaran Rp 14.000-Rp 14.600 per dolar AS pada akhir tahun ini

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved