Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Kabar Banyaknya Penderita Covid-19 dari Pasar Besar Palangkaraya Rugikan Pedagang

Merebaknya kabar pedagang dan pengunjung pasar besar Palangkaraya positif terjangkit Covid-19, transaksi perdagangan menjadi turun drastis.

tribunkalteng.com/fathurahman
Ketua Pengurus Pasar Besar Palangkaraya, Hamidan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Para pedagang di Pasar Besar Palangkaraya, Kalimantan Tengah mengeluhkan sepinya pengunjung setelah marak kabar puluhan pedagang dan pengunjung di pasar milik swasta tersebut positif tertular virus Corona atau Covid-19.

Ketua Pengurus Pasar Besar Palangkaraya, Hamidan, Jumat (12/6/2020) mengungkapkan, sejak merebaknya kabar pedagang dan pengunjung pasar besar Palangkaraya positif terjangkit Covid-19, transaksi perdagangan menjadi turun drastis.

Hamidan yang juga adalah pedagang di pasar tersebut, mengatakan, penurunan karena dampak pemberitaan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Palangkaraya.

Dongeng Pagi Kak Aio tentang Cerita Si Kancil, Soal Belajar dari Rumah TVRI SD Kelas 1-3

GTPP Palangkaraya Siapkan 20 Ribu Rapid Test untuk Tracking Massal

Kabar Organ Jenazah Covid-19 Diperjualbelikan Buat Dokter Ahli Ini Angkat Bicara, Ini Penjelasannya

"Saat ini jauh menurun untuk transaksi perdagangan di Pasar Besar, karena warga takut tertular Covid-19. Akhirnya, pedagang pun dirugikan. Padahal selama ini, transaksi jual beli paling ramaidi Pasar Besar Palangkaraya jika dibandingkan dengan pasar lainnya," ujarnya.

Mengenai rencana Pemerintah Kota Palangkaraya yang akan menutup pasar selama tiga hari, pengurus pasar dan pedagang keberatan.

"Tapi kami akhirnya bertemu dengan Wali Kota dan menyepakati hanya melakukan pembersihan dengan cara gotong-royong bersama pada hari Minggu ini untuk melakukan pembersihan pasar," ujar Hamidan.

Hamidan mengharapkan, Pemko Palangkaraya untuk berkoordinasi dahulu dengan pengurus pasar ketika ingin mengambil kebijakan terkait pasar besar tersebut.

"Kami tidak dilibatkan terkait rencana penutupan pasar besar itu. Padahal pasar besar ini bukan milik pemerintah tapi milik swasta, kami berharap kedepannya sebelum mengambil keputusan terkait pasar swasta ini harus berunding dulu dengan pengurus pasar," ujarnya.

tribunkalteng.com/ Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved