Berita Kotawaringin Timur

Dilarang Masuk ke Pantai Ujung Pandaran Kabupaten Kotim, Pengunjung Balik Kanan

Objek wisata Pantai Ujung Pandaran Kabupaten Kotim dijaga petugas dan pengunjung dilarang masuk untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Pantai Ujung Pandaran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, sepi pengunjung di saat masih momen libur Lebaran Idul Fitri 1441 H, Minggu (31/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, SAMPIT -  Pantai Ujung Pandaran merupakan lokasi wisata yang menjadi andalan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Saat hari libur, banyak dikunjungi masyarakat dan wisatawan luar daerah. 

Namun tidak demikian saat sekarang, mulai menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 H lalu sampai saat ini, pengunjung tidak diperbolehkan masuk.

Rupanya, hal itu bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat, sudah jadi kebiasaan pengunjung yang datang pada hari kedua Lebaran, jumlahnya bisa mencapai ribuan orang.

"Tidak bisa masuk ke kawasan wisata, sejak hari kedua Lebaran. Kawasan tersebut dijaga petugas, dari jalan menuju pantai hingga pada pintu masuk gerbang wisata pantai. Jikapun ada,  cuma warga setempat," ujar Retno, warga setempat kepada Tribun Kalteng, Minggu (31/5/2020).

Padahal sebut dia, dalam tahun-tahun sebelumnya , jumlah pengunjung pantai sangat banyak pada saat hari kedua Lebaran. Biisa mencapai ribuan oranisg.

Gubernur Kalteng Salurkan BLT, Total 20.986 KK Warga Kotim Akan Menerima

Ditresnarkoba Polda Kalteng Tangkap Pemilik Setengah Kg Sabu Asal Sampit

Tiga Orang Reaktif, Ratusan Pedagang PPM Sampit Ikut Rapid Test

Jalan Parenggean- Sangai Kotim Rusak Berat, Banyak Mobil Terjebak Lumpur

Jalan Lingkar Selatan Sampit Rusak, Truk Angkutan Sawit Masuk Jalan dalam Kota

"Dagangan makanan yang kami jual biasanya laku keras, saat warga banyak berkunjung. Tapi tahun ini tidak ada lagi," ujarnya.

Pantauan di jalan kawasan pantai Ujung Pandaran, banyak warga yang ingin berkunjung ke Pantai terpaksa balik kanan.

Petugas di pos penjagaan, melarang warga yang ingin menuju pantai tersebut.

"Kami terpaksa balik kanan karena dilarang masuk," ujar Hadi, salah satu warga Kota Sampit, Kabupaten Kotim.

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved