Berita Palangkaraya

Pasokan Sempat Tertahan, Harga Ayam Potong di Pasar Tradisional Palangkaraya Melambung

Kondisi ini, mendapat perhatian Kapolresta Palangkaraya, yang turun ke pasar memantau harga sembako dan ayam potong.

istimewa
Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, bersama tim memantau pasar tradisional Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pasokan ayam potong di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sempat berkurang lantaran tertahan di pos penjagaan di Kecamatan Sebangau.

Hal ini berdampak pada kenaikkan harga.

Menyikapinya Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri bersama jajarannya melakukan pemantauan di pasar, Kamis (28/5/2020).

Kenaikkan ayam hingga Rp70 ribu - Rp80 ribu perkilogram diduga akibat ulah spekulan yang bermain saat pengetatan penjagaan di Pos Perbatasan Sebangau arah Banjarmasin-Palangkaraya.

Warga Palangkaraya pun menahan diri tidak membeli ayam.

WASPADA Gigitan Kutu Kucing! Bocah di Sragen Panas Tinggi Lalu Meninggal Dunia

GTPP Covid-19 Kabupaten Kapuas Banyak Terima Permintaan Rapid Test

Penting, Ini 5 Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat Lengkap Dari Ahli Dermatologi

"Harga ayam potong sempat naik cukup tinggi, saya sebagai konsumen, menahan diri untuk tidak membeli, tapi pagi ini saat di pasar subuh, harga ayam mulai normal kembali. Harapan saya harga jangan naik, karena ekonomi lagi tidak menentu," ujar Mama Dini, penjual sayuran di Jalan Paus Raya, Palangkaraya,Jumat (29/5/2020).

Kondisi ini, mendapat perhatian Kapolresta Palangkaraya, yang turun ke pasar memantau harga sembako dan ayam potong.

Melalui akun media sosialnya, Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, menegaskan, pihaknya telah melakukan operasi pasar terkait tingginya harga ayam potong di sejumlah pasar di Palangkaraya.

Operasi pasar melibatkan, sejumlah personel, Kapolresta Palangkaraya, Wakapolresta, Kabag ops, Kasat Intel Polresta Palangkaraya, Kapolsek Pahandut, Kadis Perdagangan Kota Palangkaraya, Satpol PP Palangkaraya TNI.

Petugas menjelaskan, penyebab kenaikan harga ayam potong tembus harga Rp. 80 ribu/kg, disebabkan tidak adanya pasokan Ayam dari Banjarmasin sehingga stok terbatas maka harga melambung.

Namun, saat ini sudah normal.

"Harga ayam potong mulai stabil karena mulai Smsiang sudah masuk pasokan ayam dari banjarmasin," ujarnya.

Berdasarkan laporan hasil operasi pasar, harga ayam ras Rp. 40 ribu - 42 Ribu/ kg, harga ayam kampung Rp. 65 ribu - 70 ribu/kg, selain itu untuk harga Cabe Rawit Rp. 60 ribu/kg, harga bawang merah Rp. 60 ribu/kg.Dia memastikan, Jumat (29/5/2020) harga sembako dan kebutuhan pokok masyarakat kembali normal.

tribunkalteng.com/ Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved