Techno

Twitter Akan Tandai Khusus Kicauan Menyesatkan Soal Covid-19

Sebaiknya tidak menyebar informasi sesat seputar Covid-19 di Twitter, muncul kebijakan dari Twitter begini penjelasannya.

tribunkalteng.com/kompas.com
Logo Twitter. Sebaiknya tidak menyebar informasi sesat seputar Covid-19 di Twitter, muncul kebijakan dari Twitter begini penjelasannya. 

Editor: Nia Kurniawan
TRIBUNKALTENG.COM - Label atau tanda khusus akan diberikan Twitter pada kicauan soal Covid-19 yang menyesatkan.

Kebijakan ini diambil karena masifnya informasi keliru yang beredar di platformmedia sosial tersebut.

Selain label yang memberitahukan bahwa kicauan terkait mengandung informasi keliru, pihak Twitter juga akan membubuhkan keterangan lanjutan berisi informasi yang benar untuk pengguna.

"Ke depannya, kami akan menggunakan label dan memberikan pesan peringatan untuk memberi penjelasan atau klarifikasi tambahan," ungkap pihak Twitter melalui blog resminya.

ZODIAK CINTA Terbaru, Ramalan Zodiak Kamis 21 Mei 2020 Gemini Hari Baik Pisces Kecewa

Daftar Amalan Sebelum & Sesudah Shalat Idul Fitri 2020, Makan & Mandi Sebekum Berangkat

Foto Masa Kecil Roger Danuarta Diposting Cut Meyriska, Wajahnya Jadi Sorotan

Twitter membagi kicauan menyesatkan tersebut ke dalam tiga kategori, yakni misleading information, disputed claims, dan unverified claims.

Masing-masing kategori akan mendapatkan penindakan yang berbeda.

Apabila sebuah kicauan masuk dalam kategori misleading information alias terbukti menyesatkan, maka Twitter akan memberikan tanda dan tak segan untuk menghapusnya.

Sementara, jika masih dalam kategori disputed claim atau klaim yang masih jadi diperdebatkan, maka Twitter akan memberikan tanda dan peringatan.

Namun, kicauan tersebut tidak dihapus dari platform. Sementara jika masih dalam kategori unverified claim atau belum diverifikasi, maka Twitter tidak akan memberikan tanda ataupun peringatan terhadap kicauan tersebut.

"Salah satu perbedaan dalam pendekatan yang kami gunakan di sini adalah bahwa kami tidak menunggu pihak ketiga untuk melakukan cek fakta," kata Direktur Kebijakan Publik Twitter, Nick Pickles.

Jangan Salah Kaprah New Normal, Bukan Sepenuhnya Kembali ke Rutinitas Sebelum Pandemi Covid-19

UPDATE Corona Indonesia 20 Mei Pagi: 18.496 Kasus Covid-19 di Seluruh Provinsi, DKI Ada 6.155

Dirangkum KompasTekno dari Reuters, Sabtu (16/5/2020), tidak menutup kemungkinan pelabelan ini juga akan berlaku pada topik kicauan lain di luar Covid-19.

Kebijakan di atas pun akan diberlakukan terhadap semua akun, tidak peduli apakah akun tersebut milik seorang tokoh publik, pribadi, atau akun lainnya. Pelabelan juga akan diberikan pada twit yang telah muncul sebelum kebijakan ini diberlakukan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Twitter Akan Tandai Kicauan Menyesatkan Soal Covid-19".

Editor: Nia Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved