Techno

Astronom Temukan Bintang Tertua Jarak 35.000 tahun cahaya

Para astronom memprediksikan usia bintang ini hampir sama dengan jagat raya itu sendiri.

KIPAC/SLAC
Ilustrasi awal keberadaan bintang di jagat raya(Wise, Abel, Kaehler 

Editor: Nia Kurniawan
TRIBUNKALTENG.COM - Bintang yang tidak biasa ditemukan para astronom di Tata Surya.

Penemuan ini telah dimuat dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

Bintang bernama SMSSJ160540.18-144323.1 itu disebut-sebut sebagai bintang tertua yang pernah ditemukan.

Bintang tersebut memiliki jarak 35.000 tahun cahaya.

Jadwal Imsak Hari Rabu 20 Mei 2020 di Palangkaraya, Banjarmasin dll lDilengkapi Niat Puasa Ramadhan

Para astronom memprediksikan usia bintang ini hampir sama dengan jagat raya itu sendiri.

Hal itu diketahui lewat level besi yang paling rendah dibanding bintang-bintang lainnya di galaksi.

Bintang tersebut diprediksi berasal dari generasi kedua setelah jagat raya muncul sekitar 13,8 miliar tahun lalu.

“Ini adalah bintang yang sangat pucat (karena kurangnya besi), yang terjadi hanya beberapa ratus juta tahun setelah Big Bang.

Level zat besinya 1,5 juta kali lebih rendah dibanding Matahari,” tutur astronom Thomas Nordlander dari ARC Centre of Excellence dari Australian National University. Mengutip Science Alert, Senin (18/5/2020), minimnya level besi diketahui menjadi penanda usia bintang tersebut karena pada awal jagat raya terbentuk, tidak ada elemen tersebut sama sekali.

Bintang-bintang pertama terbentuk dari hidrogen dan helium, yang berukuran sangat besar serta panas dan memiliki waktu hidup yang sebentar.

Halaman
12
Editor: Nia Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved