Berita Nasional

Tiga Provinsi Meningkat Signifikan Pasien Covid-19, Termasuk Kalsel, Terbesar Klaster Ini

Saat ini ada tiga provinsi dengan penambahan pasien positif Covid-19 yang paling signifikan dalam sepekan terakhir. Salah satunya Kalimantan Selatan

Editor: Syaiful Akhyar
kompas.com/Shutterstock
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.(Shutterstock) 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Ada tiga provinsi dengan penambahan pasien positif Covid-19 paling signifikan dalam sepekan terakhir di Indonesia. Salah Satunya Kalimantan Selatan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo membeberkan ketiga provinsi tersebut yakni Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan atau Kalsel.

Hal itu disampaikan Doni usai rapat bersama Presiden Joko widodo melalui konferensi video, Senin (18/5/2020).

"Jawa Timur mengalami kenaikan kasus mingguan sebesar 70 persen. Kemudian Sumatera Selatan mengalami kenaikan kasus mingguan 157 persen," ujar Doni.

"Sedangkan Kalimantan Selatan mengalami kenaikan jumlah kasus mingguan 60 persen," lanjut dia. Dari total pasien positif Covid-19 di Kalimantan Selatan, sebanyak 68 persen berasal dari klaster jemaah tablig di Gowa.

Shalat Idul Fitri 1441 H di Masjid dan Lapangan Dilarang, Ini Penjelasannya

Dananya Disunat, Lansia Penerima Bansos Covid-19 di Menpawah Hanya Terima Uang Segini

Ditelpon Presiden Jokowi, Raja Salman Pun Belum Bisa Pastikan Haji 2020

Raja Bahrain Bagikan Hadiah pada Para Janda dan Anak Yatim di Kerajaannya Sambut Idul Fitri 2020

Untuk itu, Doni mengatakan, dalam dua pelam ke depan belum akan diambil keputusan untuk melonggarkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), mengingat masih tingginya angka penularan.

"Jadi kami ulangi kembali bahwa satu dua pekan ke depan belum ada kebijakan pengurangan pembatasan," ujar Doni.

Adapun yang dibahas dalam rapat bersama Presiden Jokowi, Senin, hanya skenario pelonggaran PSBB apabila kurva penularan di masyarakat rendah.

"Yang dibahas hari ini oleh Bapak Presiden adalah skenario yang mana seluruhnya tergantung dari data-data lapangan," lanjut dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan, masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kembali bertambah.

Berdasarkan data pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB, ada penambahan 496 kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan kini secara akumulatif ada 18.010 kasus Covid-19, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

"Untuk konfirmasi Covid-19 positif naik 496 orang, sehingga menjadi 18.010 orang," ujar Yurianto.

Data yang sama memperlihatkan bahwa ada penambahan 195 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam sehari.

Mereka sudah diperiksa dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan hasilnya memperlihatkan dua kali negatif virus corona.

Dengan demikian, total ada 4.324 pasien yang sembuh setelah sempat dinyatakan mengidap Covid-19. Akan tetapi, kabar duka masih melanda Indonesia dengan masih adanya penambahan pasien Covid-19 yang tutup usia.

Ada penambahan 43 pasien Covid-19 yang meninggal dalam periode 17-18 Mei 2020. "Sehingga, (totalnya) menjadi 1.191 orang," ujar Achmad Yurianto. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tingkat Penularan Covid-19 di Tiga Provinsi Ini Tertinggi Se-Indonesia"

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved