Berita Kalbar

Dananya "Disunat", Lansia Penerima Bansos Covid-19 di Menpawah Hanya Terima Uang Segini

Dana untuk para Lansia di Menpawah, Kalbar diduga dikorupsi. Para Lansia tidak menerima dana utuh yang disalurkan Kemensos.

Editor: Hari Widodo
(dok Polres Mempawah)
Kapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga bersama jajaran menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran bantuan sosial Covid-19 untuk warga lanjut usia, Selasa (19/5/2020). 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, MEMPAWAH – Diduga disunat, Lansia penerima bantuan sosial (bansos) di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kalimantan Barat tak menerima dana utuh sebagaimana yang disalurkan dari Kementerian sosial.

Sedianya, para Lansia terdampak Covid-19  itu mendapatkan masing-masing Rp 2,7 Juta. Namun, mereka menerimanya bervariasi ada yang Rp 2 Juta dan juga ada yang menerima Rp 2,2 Juta.

Wakapolres Mempawah Kompol Jovan Reagan Sumual mengatakan, sedianya 45 warga penerima bantuan itu akan menerima masing-masing Rp 2,7 juta dari total Rp 121.500.000 yang dikirim ke rekening Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum, Senin (27/4/2020).

Jovan menerangkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum telah aktif melakukan pendampingan terhadap kaum lanjut usia di Desa Parit Banjar sejak tahun 2017.

Ditelpon Presiden Jokowi, Raja Salman Pun Belum Bisa Pastikan Haji 2020

Raja Bahrain Bagikan Hadiah pada Para Janda dan Anak Yatim di Kerajaannya Sambut Idul Fitri 2020

Doa Akhir Ramadhan yang Biasa Dibaca Rasulullah SAW di 10 Malam Terakhir Bulan ramadhan

Pendampingan dilakukan seperti melakukan pendataan sampai dengan mengusulkan data kaum lanjut usia untuk dijadikan data acuan oleh pemerintah daerah sampai dengan pemerintah pusat.

“Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum berperan sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari negara kepada warga penerima,” kata Jovan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2020).

Setelah uang tersebut masuk dan dicairkan, pada Kamis (30/4/2020), pihak lembaga mulai menyalurkan kepada warga penerima.

Namun, jumlah bantuan yang diterima warga berbeda-beda.

Ada 27 warga masing-masing menerima Rp 2 juta, dan 14 warga yang menerima Rp 2,2 juta.

Kemudian ada 4 warga yang tidak menerima sama sekali karena sudah meninggal dunia dan pindah rumah.

“Sisanya diduga telah digunakan untuk keperluan pribadi oknum pihak lembaga,” terang Jovan.

Menurut Jovan, kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Namun sejumlah barang bukti telah disita, yakni sebuah buku tabungan BNI atas nama Basri selaku pengurus lembaga beserta rekening korannya dan buku tabungan milik lembaga LKS-SU Bustanul Ulum beserta rekening koran.

PSBB Palangkaraya, Bisa Belanja dari Rumah, 3.000 Toko Alfamart Siap Antar Barang ke Rumah

Jumlah Pasien Virus Corona Berkurang Italia Buka Tempat Wisata Mulai 3 Juni 2020

Kemudian diamankan 41 lembar kwitansi beserta berita acara pembayaran langsung bantuan sosial program rehabilitasi sosial lanjut usia dalam masa tanggap darurat akibat wabah virus corona di Indonesia.

“Selain itu juga diamankan uang tunai Rp 8 juta,” tegas Jovan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bansos Covid-19 untuk Lansia di Mempawah Diduga Dikorupsi"
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved