Berita Kapuas

Jelang Musim Kemarau, BPBD Kabupaten Kapuas Mulai Antisipasi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Jelang kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Kapuas mulai mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan

Tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, saat mengecek mobil operasional beberapa waktu lalu. 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Jelang musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, Minggu (17/5/2020), mengatakan Bupati Kapuas telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh camat se-kabupaten, perihal antisipasi adanya karhutla di daerah setempat.

"Surat itu mengacu berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG di wilayah Kalteng bahwa mulai bulan Mei 2020 merupakan awal musim kemarau, dan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus 2020," kata Sinaga.

Lalu, lanjutnya, menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional di Istana Negara belum lama tadi.

"Yang mana pak Presiden membahas tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan," tambahnya.

Kalteng Siap Jadi Super Prioritas Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Utus Mentan ke Eks PLG Kalteng

Pria Ini Diciduk Polisi di Kapuas, Curi HP dan Cincin Emas

Soal dan Jawaban Belajar dari Rumah TVRI, Minggu 17 Mei 2020, Tak Ada Kunci Jawaban

Maka itu, pihaknya meminta agar para camat mengkoordinasikan serta melakukan langkah intensif upaya pencegahan dini Karhutla melalui kegiatan sosialisasi maupun imbauan kepada masyarakat.

"Terutama bagi pemilik lahan agar dapat membersihkan dan memanfaatkan lahan-lahan terlantar untuk usaha-usaha yang produktif, serta tidak membakar lahan secara sembarangan pada musim kemarau," katanya.

Kemudian, agar kiranya membentuk, dan mengaktifkan Satgas penanganan karhutla dari tingkat Kecamatan sampai ke desa kelurahan.

Dengan melibatkan unsur-unsur Tripika, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan relawan, serta selalu berkoordinasi degan Satgas tingkat Kabupaten atau melalui BPBD Kapuas.

"Pada poin 6 isi surat itu, mengingat Kabupaten Kapuas saat ini masih berkonsentrasi dalam penanganan wabah covid-19, maka Satgas Karhutla yang akan dibentuk diintegrasikan dengan gugus tugas covid-19 yang sudah ada di tingkat kecamatan dan desa," pungkasnya.

(Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved