Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kepergok Angkut Penumpang saat Masuk Palangkaraya, Travel Gelap Diperintahkan Putar Balik

Petugas masih mendapati, Sopir travel gelap mencoba masuk ke Kota Palangkaraya untuk mengangkut penumpang.

istimewa
Penjagaan di Pos Pantau Perbatasan jalan darat terluar Palangkaraya makin diperketat selama pelaksanaan PSBB di Palangkaraya, Senin (11/5/2020). 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pelanggaran masih terjadi di hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (11/5/2020).

Petugas masih mendapati, Sopir travel gelap mencoba  masuk ke Kota Palangkaraya untuk mengangkut penumpang.

Padahal, sosialisasi untuk larangan angkutan penumpang dan travel "gelap" dari dalam dan luar Palangkaraya sudah dilarang oleh Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya untuk beroperasi sejak adanya surat resmi dari Menhub untuk kendaraan umum yang membawa penumpang.

Ini seperti yang terpantau di ruas jalan arah Palangkaraya ke Kabupaten Gunungmas dan sejumlah kabupaten di DAS Barito atau Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah yang selama ini mulai ramai dilewati kendaraan, ternyata masih banyak travel tanpa izin yang beroperasi membawa penumpang.

Jam Malam Berlaku di Palangkaraya, Pelanggar Kena Sanksi Karantina Mandiri

PSBB di Palangkaraya, Polresta Bangun 10 Pos di Titik-titik ini

Hari Ini PSBB di Kota Palangkaraya Dimulai, Hj Umi Mastikah Jelaskan Batasan ke Warga

Ada sekitar lima mobil yang mengangkut penumpang yang identitasnya bukan dari satu keluarga terpaksa diperintahkan balik kanan untuk kembali ke tempat asalnya.

Beberapa pengendara yang terjaring mengaku, mereka bukan travel gelap tetapi hanya membawa kawan atau keluarga saja.

Namun, karena identitas tidak sama tempatnya sehingga diduga sebagai travel gelap.

"Ya, mereka memeriksa identitas kami  memang tidak satu tempat, sehingga kami disuruh putar balik," ujar Subli warga Gunungmas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota  Palangkaraya, Alman Pakpahan, menegaskan, pihaknya akan lebih ketat dalam melakukan penjagaan di pos pantau masuk ke Palangkaraya, sehingga bagi kendaraan roda empat yang masuk ke Palangkaraya melanggar ketentuan PSBB, dipastikan akan dipulangkan.

"Kami suruh putar balik meskipun mereka datang dari jauh," tegasnya.

Update Minggu : Pasien Covid-19 Kalteng Sembuh 8 Orang, ODP Berkurang 74 Orang

Jelang PSBB Palangkaraya, Pemko Gelar Rapat Penyiapan Perwali, Begini Aturannya

Sementara itu, setelah adanya pemberlakuan PSBB yang mulai hari ini diberlakukan, warga Palangkaraya mulai tertib dalam mengenakan masker saat berada di luar rumah.

"Ulun takutan kalo kada pakai masker ke luar rumah, bisa  disuruh push-up, kaya kawan kemarin naik motor ga pakai masker di suruh push-up oleh petugas," ujar Wandi,salah satu warga Pahandut Seberang. (banjarmasinpost.co.id / Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved