Berita Palangkaraya

Senin Ini PSBB Palangkaraya, Bundaran Besar Ditutup, Ini Jalur Cek Point Lalu Lintasnya

Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terhitung sejak Senin (11/5/2020) memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari kedepan.

istimewa/Polresta Palangkaraya
Petugas pelaksana PSBB Kota Palangkaraya, hingga Minggu (10/5/2020) mulai membangun alat sekat dibeberapa ruas jalan untuk mengatur jalur lalulintas kendaraan selama pelaksanaan PSBB di Kota Palangkaraya 

Editor: Syaiful Akhyara

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terhitung sejak , Senin (11/5/2020) memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari kedepan.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya sudah mempersiapkan jalur yang akan dibentuk cek point lalu lintas untuk pengendara yang lewat dengan ketentuan yang telah diatur, bahkan Kawasan Kalan menuju Bundaran Besar Palangkaraya ditutup selama pelaksanaan PSBB tersebut, kecuali arah Jalan Yos Soedarso.

Berdasarkan Informasi dari Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, yang disosialisasikan melalui akun Facebooknya, menyebutkan, selama PSBB dilaksanakan pihaknya akan menutup Bundaran Besar Palangkaraya dan membentuk beberapa cek point.

Beberapa Cek Point Lalu lintas yang akan dilakukan antara lain, Cek Point Luar Kota, Pos Kalampangan Sebangau, Pos Tumbang Rungan, Pahandut Sebrang, Pos Polisi Km.38 sedangkan Cek Point dalam Kota antara lain, Pos Bundaran Besar, Pos Bawah Jembatan, Pos Bundaran Kecil, Pos Bundaran Burung, Pos Km. 10 dan Pos Apil Kawasan Amaco.

Jalan Trans Kalimantan Bukit Rawi Rawan Banjir, PUPR Kalteng Siagakan ini

PSBB Diterapkan di 18 Daerah, Ini Hasil Riset LSI Denny JA

Puluhan Perawat di Puskesmas Takisung Tanahlaut Jalani Karantina Mandiri

Kapolresta Palangkaraya, mengingatkan warga untuk, tetap mengikuti Protokol Kesehatan, karena pihaknya juga akan melakukan, pengecekan penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh, sepeda motor hanya 1 orang, Mobil roda empat hanya 50 perasen dari Jumlah kursi kemudian pihaknya juga akan menanyakan tujuan berkendaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan, Minggu (10/5/2020) mengatakan, pihaknya tetap berjaga di jalur perbatasan Palangkaraya dan kabupaten tetangga, dengan menyiapkan tim gabungan untuk mengawasi jalur jalan Tjilik Riwut arah Palangkaraya- Kasongan, Palangkaraya- Gunungmas dan Palangkaraya- Banjarmasin.

"Saya ingatkan lagi, selama Pelaksanaan PSBB ada aturan yang lebih ketat dilakukan, untuk travel gelap yang ingin lewat dipastikan akan balik kanan, angkutan keluarga pun kami akan periksa jika bukan satu keluarga juga diminta balik kanan.

Hingga saat ini jalur paling banyak dilewati pengendara arah Palangkaraya - Banjarmasin, untuk jalur Palangkaraya -Kasongan akan ada tambahan posko, Jalan Tjilik Riwut km 10 oleh Polisi," ujarnya.

(Tribunkalteng.com/ Fathurahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved