Wabah Corona di Kalteng

PSBB di Palangkaraya Diberlakukan Senin, Perwali Dikebut

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Kota Palangkaraya direncanakan Senin (11/5/2020).

ISTIMEWA
Petugas telah membentuk pos chek point hingga tingkat kelurahan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Kota Palangkaraya direncanakan Senin (11/5/2020).

Terkait itu, saat ini Pemko Palangkaraya tengah menyusun peraturan Wali Kota terkait kebijakan tersebut.

Wakil Wali Kota Palangkaraya, Umi Mastikah, Jumat (8/5/2020) malam mengatakan, pihaknya mempercepat  penyusunan peraturan Wali Kota terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Kota Palangkaraya.

Dia menegaskan, setelah keluarnya, SK Menteri Kesehatan yang merestui Palangkaraya diberlakukan PSBB pihaknya langsung melakukan rapat membahas aturan dalam PSBB untuk pembuatan Perwali terkait PSBB tersebut.

UPDATE Covid-19 Kalteng Jumat, Satu Pasien Sembuh, Palangkaraya Persiapkan Aturan PSBB

PSBB Disetujui Menkes, Wali Kota Palangkaraya Akan Keluarkan Peraturan

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Tawarkan Daerah yang Ingin Terapkan PSBB

PSBB di Kota Palangkaraya, sebutnya, irencanakan diberlakukan mulai Senin (11/5/2020) mendatang.

"Kami telah melakukan rapat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Forkipimda Palangkaraya dan malam ini juga Perwali untuk pelaksanan PSBB dituntaskan sehingga ada waktu dua hari untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Karena Senin besok PSBB Palangkaraya diberlakukan," ujarnya.

Dikatakan Umi Mastikah, aturan dalam pelaksanaan PSBB dari setiap daerah itu tidak sama, karena masing-masing kebutuhan wilayah dalam pelaksanaan aturan PSBB berbeda.

"PSBB Palangkaraya fokusnya memotong mata rantai Covid-19 tetapi tidak mematikan sumber penghidupan masyarakat," ujarnya.

Itu artinya, sebut dia, dalam penerapannya, tidak melarang warga yang berusaha tetapi diatur sesuai dengan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap jalan.

"Ini juga menjadi anjuran dari dari Presiden RI untuk mengutamakan kesehatan," ujarnya.

Positif Covid-19 di Kotim Capai 16 Orang, Bupati Akan Usulkan PSBB

BREAKING NEWS - Menkes Setuju PSBB di Palangkaraya, Petugas Akan Lakukan Ini

Dia mengatakan untuk perbatasan masuk Kota Palangkaraya nantinya akan ada dibangun pos untuk ring 1 ring 2 dan ring 3.

"Untuk pengetatan pintu masuk dan pembatasannya, semua sudah ada aturannya, dengan harapan pertumbuhan ekonomi tetap bisa berjalan meski diberlakukan PSBB," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved