Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Ruang Gerak Warga Palangkaraya Dipersempit, Jelang Pembatasan Sosial Tingkat Kelurahan Cegah Corona

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri, mengungkapkan, memang sedang melakukan rangkaian kegiatan Pelaksanaan Pembatasan Sosial keluraha

Polresta Palangkaraya
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Palangkaraya, membentuk sejumlah cek Point atau posko gabungan tidak lagi hanya di perbatasan antar kabupaten dan kota. Pengetatan sudah masuk hingga ke kelurahan untuk pembatasan sosial berskala kelurahan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di Palangkaraya yang sudah mewabah. 

Editor: Royan Naimi

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah terutama yang tinggal di kelurahan zona merah penyebaran Covid-19, Sejak , Kamis (30/4/2020) mulai mengurangi bepergian keluar rumah. Pasalnya, sudah banyak pos penjagaan atau cekpoint yang dibangun petugas.

Taufik Hidayat, salah satu warga yang tinggal di Jalan Pausraya, Kelurahan Bukittunggal, Palangkaraya Jumat (1/5/2020) mengatakan, dia memilih mengurangi keluar rumah jika tidak penting, karena semakin banyak aparat TNI dan Polri juga petugas lainnya yang melakukan penjagaan di sejumlah cekpoint hingga ke kelurahan.

"Mulai kemarin, sudah banyak cekpoint dibentuk oleh petugas , saya sebagai warga ngeri juga, karena pengendara tidak bisa seenaknya juga berkeliaran di jalan raya, karena akan ditanya tujuannya, meskipun memang ada imbauan juga untuk tidak keluar rumah jika tidak penting dan yang belum punya masker bahkan diberikan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengungkapkan, pihaknya memang sedang melakukan rangkaian kegiatan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Kelurahan, namun dengan cara humanis pada zona merah bersama Tim Satgas Gugus Terpadu Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya.

VIDEO: KNPI Kapuas Sediakan Tempat Cuci Tangan di Tepi Jalan untuk Masyarakat Saat Pandemi COVID-19

Gugus Tugas Covid-19 Kapuas Siapkan Rumah Karantina untuk ODP dan PDP

Pria Asal Batola Ini Nekat Edarkan Uang Palsu di Kapuas, Terungkap Upal dari Surabaya

Dikatakan dia, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan, mulai, Kamis kemarin, di delapan kelurahan berstatus zona merah di kota palangkaraya.

"Delapan Kelurahan zona merah di Palangkaraya dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Kelurahan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Palangkaraya," ujarnya.

Kelurahan tersebut antara lain, Bukittungal, Palangka, Menteng, Langkai, Panarung, Pahandut, Kerengbengkirai dan Sabaru."Ada sebanyak 387 personel gabungan yang dilibatkan dari Batalyon Raider 631 Antang, Dit Shabara Polda Kalteng, Kodim 1016, Polresta Palangkaraya Sat Pol PP Kota Palangkaraya dan lembaga lainnya," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya membangun sejumlah cek poin untuk masing-masing kelurahan tersebut, pada sejumlah titik, satu kelurahan bisa sampai 4 pos yang tugasnya dari membagikan masker, melakukan penyuluhan penangkalan Covid-19 ke tempat ibadah dan lainnya."Ini mulai kami lakukan di tingkat kelurahan," ujarnya.

Sebelum Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Kelurahan, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengungkapkan, kegiatan pengetatan gerakan massa tersebut sebelumnya telah disepakati, setelah melakukan evaluasi pelaksanaan sosialisasi dan pengetatan jalur darat perbatasan antar kota dan kabupaten.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved