Breaking News:

Berita Kalteng

Pejuang Agraria Kotim Meninggal saat Proses Hukum, Kejati Kalteng Sebut Karena Sakit

Salah seorang pejuang lingkungan dan agraria Desa Penyang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, bernama Hermanus alias Tompel (36) meninggal dunia

tribunews.com
ilustrasi meninggal 

Koalisi Keadilan untuk Pejuang Lingkungan dan Agraria antara lain, Ronald Siahaan (Walhi Nasional), M Habibie (SOB), Dimas (Walhi Kalteng), Arie Rompas (Greenpeace Indonesia), dan lembaga lainnya, meminta penangguhan penahanan terhadap James Watt dan Didik yang masih ditahan di Penjara Polres Kotim dengan alasan rentan penularan Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Kotim melalui Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Zaldi Kurniawan, mengatakan, proses hukum almarhum Hermanus dan dua rekannya saat ini sudah sampai pada tahap persidangan di Pengadilan Negeri Sampit.

Pihaknya hanya menerima titipan tahanan dari proses hukum yang berjalan di pengadilan negeri Sampit tersebut.

Gelagat Mencurigakan, Lelaki ini Dibekuk Satresnarkoba Polres Kapuas Karena Bawa Sabu Paket Hemat

"Kasusnya sudah masuk ke persidangan, bukan kami lagi yang menangani, mereka hanya tahanan titipan di Polres, ini," ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Kalteng di Palangkaraya, Restianto Basuki Sudarmo, di konfirmasi, Selasa (28/4/2020) mengatakan, saat ini proses hukum tersangka sudah masuk di pengadilan, kewenangan ada di pengadilan, namun proses hukum terhadap dua rekan Hermanus masih terus berjalan.

"Informasinya, Almarhum Hermanus meninggal karena sakit, tapi untuk proses hukum dua rekannya masih berjalan sampai sekarang," ujarnya.

(Tribunkalteng / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved