Berita Kalteng

Gubernur Sugianto Minta Para Bupati Agar Beras Kalteng Jangan Dijual Keluar, Inilah Alasannya

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mempersiapkan beras cadangan yang diproduksi pada sentra-sentra pertanian yang ada di Kabupaten dan Kota

Tribunkalteng/Faturahman
Beras lokal produksi petani lokal di Kalimantan Tengah saat ini dengan kemasan merek lokal dijual di pasaran setempat sebagian dibeli oleh Bulog Kalteng. 

Editor : Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, sudah jauh-jauh hari mempersiapkan beras cadangan yang diproduksi pada sentra-sentra pertanian yang ada di Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah.

Beras ini sebagai cadangan untuk ketahanan pangan Kalteng menghadapi Covid-19 yang hingga, Selasa (28/4/2020) masih terjadi penularannya.

Gubenur Sugianto Sabran meminta, kepada para bupati saat melakukan telekonference agar beras produksi petani lokal di Kalteng untuk tidak dijual keluar Kalteng.

Gubernur Kalteng Titikan Air Mata Wali Kota Palangkaraya Tertular Covid-19

 

Beras hasil panen tahun ini, akan digunakan untuk persediaan ketahanan pangan warga lokal selama Pandemi Covid-19 yang terjadi di Kalimantan Tengah.

"Saya minta produksi beras petani lokal jangan dijual keluar Kalteng, karena untuk persediaan di Kalteng, jika perlu kita akan beli itu, karena kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini akan berakhir, sehingga ketahanan pangan juga harus dijaga ," ujarnya.

Mendapat informasi, laporan dari kepala BPP Pelangsian, Supadi, dalam kegiatan panen padi di Kelompok Tani Hamparan, Desa Bapeang, yang menyebutkan, provitas padi sawah berdasarkan ubinan swadaya di Kotim, mencapai 5,8 ton/ha gabah kering panen (GKP), sedangkan padi gogo mencapai 2,6 ton/ha GKP dan jenis varietas pertanaman cukup beragam, dari jenis Inpari 42, Situ Bagendit, Batang Gadis, Hibrida, dan varietas lokal siam epang, ditanggapi antusias Gubernur Kalteng.

Lantik Dua Kepala Desa, Inilah Pesan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat

Menurut dia, laporan Kepala BPP Pelangsian, Supadi, kepada Kepala Dinas Pertanian Kotawaringin Timur, I Made Dikantara terkait hasil produksi petani Kotim tersebut, sangat mendukung Program Kalteng Berkah dan Dinas Pertanian Kotawaringin Timur yang siaga melaporkan kondisi lapangan meski menghadapi pandemi Covid -19 saat ini.

Gubernur Kalteng pun, memberikan, semangat kepada petani Kotim, yang begitu giat dalam bertani melakukan penanaman padi, demi masyarakat Kalimantan Tengah.

"Jaga kesehatan dan tetap jaga jarak, selama Pandemi Covid-19 ini “ ujar Gubernur Sugianto Sabran.(Tribunkalteng/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved