Breaking News:

Berita Kalteng

Anggaran Covid-19 Capai Rp500 Miliar, DPRD Kalteng Bentuk Pansus Pengawasan

DPRD Kalteng membentuk pansus Penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Kalteng telah disepakati mencapai Rp 500 miliar lebih

Foto DPRD Kalteng untuk Bpostgroup
Rapat Paripurna DPRD Kalteng, membahas pembentukan pansus dan tim pengawal bansos pemerintah, di, Senin (27/4/2020). Pansus ini akan mengawal Anggaran Covid-19 dan Penyaluran Bansos Pemerintah Provinsi Kalteng 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG, PALANGKARAYA - Penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah telah disepakati mencapai Rp 500 miliar lebih. Penggunaanya untuk semua keperluan penanggulangan wabah virus corona yang belum diketahui kapa berakhirnya.

Sebagai lembaga pengawas pemerintah, DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) membentuk Panitia Khusus (Pansus).

Tugas Pansus tersebut, mengawal dan mengawasi anggaran penanganan pandemi corona virus desease atau Covid-19 serta penyaluran bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah ke masyarakat di Kalteng.

Polsek Kapuas Kuala Amankan 113 Botol Berisi Arak Putih, Pria Umur 34 Tahun Diamankan

Pembentukan pansus tersebut secara resmi telah ditetapkan dalam rapat paripurna, diketuai Y Freddy Ering dari Fraksi PDI Perjuangan, bersama Wakil Ketua Jainudin Karim dari Fraksi Partai Gerindra dan Sekretaris Bryan Iskandar dari Fraksi Partai Nasdem.

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno, Senin (27/4/2020), mengungkapkan, pihaknya telah selesai membentuk pansus untuk pengawasan penggunaan anggaran Covid-19 yang dikelola Pemprov Kalteng.

"Pansus penanganan Covid-19 dan penyaluran bansos dari pemerintah sudah dibentuk, ada 15 orang anggota di dalamnya, diketuai Freddy Ering, wakilnya Jainudin dan sekretaris Bryan," ujarnya.

Satlantas Polres Kapuas Gelar Patroli Usai Salat Tarawih dan Jam Sahur untuk Cegah Balapan Liar

Pansus dibentuk bukan untuk mencari kesalahan atau hal negatif, apalagi menghambat penanganan Covid-19 di Bumi Tambun Bungai.

"Ini lebih kepada agar penyaluran anggaran dapat tepat sasaran dan hal itu sesuai dengan tugas dan fungsi Dewan dalam bidang pengawasan," ujarnya.

Sebagai bentuk tanggungjawab, lembaga legislatif membentuk pansus tersebut.

"Ini bukan mencari kesalahan atau hal negatif. Kami ingin penanganan Covid-19 berjalan maksimal, penyaluran bantuan dan sebagainya tepat sasaran," ujarnya.

Lembaga Dewan ingin memberikan masukan dan saran kepada pemerintah dalam pelaksanaan penaganan Covid-19.

"Penggunaan anggaran dan penyaluran bantuannya harus tepat sasaran," tegas Wiyatno, Perwakilan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulangpisau, ini.

(Tribunkalteng/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved