Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Tiga Pelaku Pembunuh Karyawan PT GCM Sukamara Ditangkap, Polisi Belum Ungkap Motif

Polres Sukamara mengungkap kasus pembunuhan terhadap Karyawan PT GCM Sukamara Ditangkap, Polisi Belum Ungkap Motif

polres sukamara
Tiga pelaku diduga sebagai pembunuh Yulius Berek,  Selasa (14/4/2020) diamankan polisi di Polres Sukamara, Kalteng.   

Editor: Royan Naimi

TRIBUNKALTENG.COM, SUKAMARA - Jajaran kepolisian Polres Sukamara, Kalimantan Tengah, menangkap tiga orang yang diduga sebagai pembunuh, Yulius Berek (23) seorang karyawan perkebunan besar swasta (PBS) Kelapa Sawit PT Graha Cakra Mulya (GCM) di Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalteng.

Informasi terhimpun menyebutkan, kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 04.30 Wib.

Warga menemukan sesosok mayat yang di duga merupakan korban pembunuhan di Desa Semantun, Kecamatan Permata Kecubung, Sukamara.

Mayat diduga merupakan korban pembunuhan tersebut, dari laporan warga setempat ditemukan di depan warung milik Isnawiyah di Jalan Trans Kalimantan kilometer 40 Desa Semantun Kecamatan Permata Kecubung,  Sukamara.

Jika Usulkan PSBB di Kalteng, Gubernur Sugianto Minta Kepala Daerah Kirim Surat ke Pemprov

30 Provinsi di Indonesia Nyatakan Terinfeksi Virus Corona, 4 Provinsi Lainnya Begini Keadaannya

Polisi pun kemudian bergerak untuk mengungkap kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah pihak.

Kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana, Selasa (14/4/2020) mengatakan, pihaknya telah menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap karyawan PT GCM tersebut.

Namun masih mendalami motif hingga terjadi pembunuhannya."Kami masih dalami kasusnya," ujarnya.

Tempat Kejadian Penemuan Mayat Korban Pembunuhan Yulius Berek di depan warung milik Isnawiyah di Jalan Trans Kalimantan kilometer 40 Desa Semantun Kecamatan Permata Kecubung,  Sukamara, Kalteng di berikan garis polisi. 
 
Tempat Kejadian Penemuan Mayat Korban Pembunuhan Yulius Berek di depan warung milik Isnawiyah di Jalan Trans Kalimantan kilometer 40 Desa Semantun Kecamatan Permata Kecubung,  Sukamara, Kalteng di berikan garis polisi.   (polres sukamara)

Berdasarkan Laporan Polisi yang ditembuskan ke Bidang Humas Polda Kalteng, tiga orang pelaku pembunuhan tersebut antara lain, Ordianus Hale juga adalah karyawan PT GCM, Yacobus Ariance Stok warga Jalan Tabean Kelurahan Tukuneno Kecamatan Tasifeto Nusa Tenggara Barat (NTT).

Selain itu juga, Klementimus Takeleb warga Kota Pon Kecamatan Bibokianleu Kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi juga mengamankan, barang bukti antara lain, 1 pisau stainless yang terlepas ganggangnya, 1 ganggang pisau warna putih, 1 baju warna putih dengan tulisan Insight telah belumuran darah, 1 celana pendek warna putih corak hitam biru dan 1 batu dengan bercak darah.

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, dalam menangkap pelaku melalui  unit Reskrim Polsek Permata Kecubung beserta unit Intelkam Polsek Permata Kecubung didukung Tim Resmob Polres Lamandau dan Polres Sukamara telah menangkap tiga orang pelaku.

Ketiganya, diduga melakukan pengeroyokan atau pembunuhan terhadap korban Yulius Berek hingga Meninggal Dunia.

"Mereka dikenakan Pasal 338 KUH Pidana Junto pasal 55 ayat 1 tentang pembunuhan," ujarnya.

(tribunkalteng.com/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved