Keraton Agung Sejagat

Heboh Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Sosiolog: Karena Motif Ekonomi

Heboh Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Sosiolog: Terbentuk karena Motif Ekonomi

Heboh Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Sosiolog: Karena Motif Ekonomi
KOMPAS.com/istimewa
Kerajaan Agung Sejagad 

TRIBUNKALTENG.COM - Heboh Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Sosiolog: Terbentuk karena Motif Ekonomi

Munculnya Keraton Agung Sejagat (KAS) di Purworejo menjadi buah bibir masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, KAS mulai dikenal publik setelah mereka mengadakan acara wilujengan dan kirab budaya pada Jumat (10/01/2020) hingga Minggu (12/01/2020).

Keraton Agung Sejagat dipimpin oleh seseorang yang dipanggil Sinuwun bernama asli Toto Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu yang memiliki nama asli Fanni Aminadia alias Dyah Gitarja.

Pihak Keraton Agung Sejagat mengklaim hingga kini memiliki pengikut sebanyak 450 orang.

Perang Sengit Pencakar Langit, Makkah Royal Clock Tower & Jeddah Tower, Tapi UAE Ungguli Arab Saudi

Tanpa Ronaldo dan Cuma Andalkan Duet Dybala-Higuain Juventus Bisa Hancurkan Udinese di Coppa Italia

Hasil Coppa Italia, AC Milan Lolos ke Perempat Final Setelah Assist Perdana dan Gol Piatek

Lantas, apa yang mungkin menjadi latar belakang KAS itu dibentuk?

Ahli sosiolog perilaku menyimpang sekaligus staf pengajar Departemen Sosiologi FISIP, Universitas Indonesia (UI) Daisy Indira Yasmine menyampaikan, hal yang mungkin melatarbelakangi kelompok KAS itu terbentuk adalah motif ekonomi.

Motif ekonomi yang dimaksudkan oleh Daisy, berkaitan dengan kedua pihak, baik pembuat ide dan juga pengikutnya.

Keyakinan yang dibangun dan ditumbuhkan hanyalah untuk kepentingan ekonomi.

Dengan kata lain, mereka membangun KAS dengan tujuan dan harapan utama adalah mencari keuntungan ekonomi dari apa yang dilakukan tersebut.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved