Berita Palangkaraya

Warga Palangkaraya Geger, Saiful Ditemukan Gantung Diri, Diduga Gara-gara Cekcok dengan Istri

Warga yang bermukim di Kawasan Rindang Banua atau Puntun, saat malam tahun baru, Selasa (31/12/2019) geger

Warga Palangkaraya Geger, Saiful Ditemukan Gantung Diri, Diduga Gara-gara Cekcok dengan Istri
Istimewa
Jenazah Saiful Fikri (21) korban gantung diri saat dilarikan di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya, Selasa (31/12/19) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga yang bermukim di Kawasan Rindang Banua atau Puntun, saat malam tahun baru, Selasa (31/12/2019) geger. Ini setelah, diketahui ada salah satu warga di kawasan bantaran Sungai Kahayan tersebut ditemukan tewas gantung diri.

Fatimah salah seorang warga setempat yang melihat langsung pertama kali, Saiful Fikri tewas tergantung di atas kasurnya ketika dia berkunjung ke tempat korban." Saat saya lihat tubuhnya sudah tergantung di atas kasurnya," ujar Fatimah mengatakan kepada petugas.

Kontan saja saat kejadian itu diketahui, warga pun berbondong ke lokasi tempat tinggal korban gantung diri untuk melihat kejadian tersebut.

Belum diketahui persis penyebab hingga pria berumur 21 tahun tersebut mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dengan tali nilon berwarna biru tersebut.

BNPB: 9 Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Jabodetabek, Berikut Nama-nama Korban

80 Ucapan Selamat Tahun Baru 2020, Kata-kata Mutiara untuk Update Status IG, FB & WA Happy New Year!

VIRAL Video Kemarahan Anak, Seret Jenazah Ayahnya dari Peti Mati Lalu Menampar Wajah yang Kaku

Namun informasi warga setempat, selama ini korban dan istrinya kerap terjadi cekcok, sehingga kuat dugaan korban nekat melakukan tindakan gantung diri lantaran persoalan rumah tangga.

"Kami memang kerap dengar suami istri itu berantem," ujar salah satu tetangga korban.

Kapolsek Pahandut Palangkaraya AKP Edia Sutaata, Rabu (1/1/2020) membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan, pihaknya telah menangani kejadian tersebut, setelah adanya laporan orang gantung diri dari masyarakat setempat pukul 21.00 WIB malam.

Kapolsek mengatakan, pihaknya memang mendapat informasi dari keluarga korban,selama beberapa tahun ini sering kelahi dengan istrinya."Kami menduga itu penyebabnya, tapi kami terus mendalami dengan memintai keterangan beberapa saksi," ujarnya.

Saat ditemukan kondisi korban sudah tergantung di dalam kamar tidurnya dengan seutas tali nyilon berwarna biru. Saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi gantung diri tersebut, petugas menemukan obat racun tikus, bensin dan satu unit kursi yang digunakannya untuk melakukan perbuatan bunuh diri tersebut.

Saat kejadian tersebut, istri korban sedang menikmati malam tahun baru di kawasan bundaran besar. "Istrinya baru mengetahui setelah sanak saudaranyamenghubunginya untuk melaporkan kejadian yang menimpa suaminya," ujarnya.

(tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved