Tinjau Ibu Kota Baru, Rombongan Presiden Jokowi Nyaris Masuk Jurang

Usai bertemu tokoh, Presiden Joko Widodo langsung meresmikan tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan akses menuju lokasi ibu kota baru.

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi kluster pemerintahan di calon ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019), menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Presiden Joko Widodo.

Namun perjalanan yang cukup panjang diperlukan agar mencapai titik lokasi.

Presiden Joko Widodo dan rombongan harus menempuh jalur darat 3 jam dari Balikpapan.

Kompas.com turut serta dalam iring-iringan Kepala Negara. Banyak cerita mewarnai perjalanan, dari melewati jalanan terjal hingga sepatu yang penuh lumpur.

Kunjungan ke Kaltim, Presiden Jokowi Bakal Tinjau Loksi Istana Negara dan Pusat Pemerintahan

BUMN Penyumbang Tertinggi Utang Luar Negeri Indonesia, Per Oktober Tembus Rp 709,548 Triliun

Heboh Penemuan Mayat Balita Tanpa Kepala di Samarinda, Ayah: Organ Dalam Tubuhnya Juga Hilang

Berikut rangkumannya:

1. Bertemu Tokoh Adat

Setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Presiden Jokowi terlebih dulu bertemu dengan tokoh adat dan masyarakat dari Kalimantan Timur.

Pertemuan digelar pukul 13.08 Wita selepas Jokowi dan rombongan santap siang di Resto de Bandar, Balikpapan.

Kepada sekitar 20 tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat, Jokowi meminta izin dan restu untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur, tepatnya di sebagian wilayah Penajam Passer Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Saya ingin mengetuk pintu permisi, kalau di Jawa ini kulo nuwun, kepada seluruh tokoh yang hadir di sini atas keputusan yang telah kita ambil untuk memindahkan ibu kota kita, ibu kota negara ke Kalimantan Timur," kata Jokowi. Di hadapan para tokoh, Presiden menjelaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota sudah melalui studi yang cukup lama.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved