KPK Panggil Enam Pejabat dan Eks Pejabat Garuda, Terkait Dugaan Suap Pengadaan Pesawat

Setelah heboh penyelundupan Harley Davidson di pesawat, kini pejabat dan mantan pejabat di PT Garuda Indonesia tengah dibidik dugaan suap.

KPK Panggil Enam Pejabat dan Eks Pejabat Garuda, Terkait Dugaan Suap Pengadaan Pesawat
KOMPAS IMAGES
Ilustrasi - Pesawat Garuda Indonesia di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Setelah heboh penyelundupan Harley Davidson di pesawat, kini pejabat dan mantan pejabat di PT Garuda Indonesia tengah dibidik dugaan suap.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pejabat dan mantan pejabat PT Garuda Indonesia.

Terdapat enam pejabat dan mantan pejabat yang dijadwalkan diperiksa Kamis (12/12/2019) hari ini.

Dilansir dari Kompas.com, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, mereka akan diperiksa dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat di maskapai penerbangan pelat merah tersebut.

Keenamnya, lanjut Febri Diansyah, akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hadinoto Soedigno, mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia.

Kebijakan Aneh Ari Ashkara Pimpin Garuda Dibongkar, Ucapannya Jadi Peraturan

Pria Cabul Intip Wanita di Toilet Terekam Kamera, Wajahnya Terlihat Jelas

Diperkosa Ayah Tiri, Organ Vital Bocah Kelas 2 SD Alami Infeksi

Nama-nama pejabat Garuda yang dipanggil hari ini adalah SEnior Manager Engine management PT Garuda Azwar Anas dan VP Enterprise Risk Management adn Subsidiaries PT Garuda Indonesia Enny Kristiani.

Ada pula mantan pejabat Garuda yang dipanggil adalah mantan EVP Finance PT Garuda Indonesia Eddy Porwanto Poo, mantan VP Aircraft Maintennance Management PT Garuda Indonesia Dodu Yasendri.

Selain itu, mantan VP Aircraft Maintennance Management PT Garuda Indonesia Batara Silaban dan mantan Direktur Layanan Strategi dan Teknologi Informasi PT Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan.

Tak hanya enam pejabat dan mantan pejabat Garuda, penyidik juga memanggil seorang ibu rumah tangga bernama Dessy Fadjriaty.

KPK sendiri telah menetapkan tiga tersangka kasus pengadaan di PT Garuda Indonesia.

Ketiganya adalah mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar, mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Tbk, Hadinoto Soedigno dan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved