Kabar Katingan

Kasus Penggal Kepala Bocah SD di Katingan Hulu, Berawal Korban Minta Ini ke Pelaku

Temuan jasad bocah tanpa kepala di bekas galian tambang ilegal membuat heboh warga Desa Mahup, Kabupaten Katingan, Kalteng pada Selasa (3/12/2019).

Kasus Penggal Kepala Bocah SD di Katingan Hulu, Berawal Korban Minta Ini ke Pelaku
Istimewa
Pelaku pembunuh bocah berumur 12 tahun warga Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Kalteng, saat diamankan petugas. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Temuan jasad bocah tanpa kepala di bekas galian tambang ilegal membuat heboh warga Desa Mahup, Kabupaten Katingan, Kalteng pada Selasa (3/12/2019).

Diketahui, jasad yang ditemukan tanpa kepala tersebut adalah H (12), siswa sekolah dasar yang merupakan warga desa setempat.

Oleh warga, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi. Dari hasil penyelidikan, terungkap pelaku adalah masih tetangga satu kampung dengan korban.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya mulai melakukan pengembangan kasus.

Pemenggal Kepala Bocah SD di Katingan Hulu Terancam Hukuman Mati

Live Instagram Percobaan Bunuh Diri, Pedangdut Aida Saskia Sempat Posting Soal Kenangan

Indonesia Disalip Thailand dan Vietnam, Ini Update Perolehan Medali Games 2019 per Selasa Siang

Sejauh ini, Amat (37), telah diamankan untuk peroses penyidikan. Dari kejadian tersebut, ada sejumlah fakta yang terungkap:

1. Kronologi kejadian

Kapolres Katingan AKBP Andi Siswan Ansyah mengatakan, kejadian berawal saat pelaku dan korban bertemu. Saat itu, korban meminta rokok kepada pelaku.

Setelah itu, pelaku sempat pergi sambil mengatakan kepada korban untuk menunggunya di belakang, di bawah pohon asam karena pelaku pergi sebentar untuk mencari buah pinang.

Saat mereka bertemu, korban kembali meminta rokok kepada pelaku, Saat korban mengisap rokok, muncul hasrat pelaku untuk menyodomi korban, sehingga akhirnya pelaku mencekik korban dari belakang hingga korban tidak berdaya.

“Saat korban tidak berdaya pelaku melancarkan semua aksi seksualnya," kata Andri kepada Kompas.com sesaat setelah rilis penangkapan pelaku pembunuhan, di Makopolda Kalimantan Tengah.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved