Breaking News:

Kabar Dunia

Pelaku Teror di London Bridge Mengamuk, Pakai Rompi Bom Bunuh Diri & Bunuh 2 Orang

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok warga membekuk pelaku teror London Bridge di tanah.

Editor: Mustain Khaitami
REUTERS/HAND LUGGAGE ONLY
Potongan rekaman video yang beredar memperlihatkan sekelompok orang berusaha membekuk pelaku teror di London Bridge, London, Inggris, pada 29 November 2019. Dua orang tewas dalam aksi tersebut dengan pelaku disebut telah diketahui. 

"Negara ini tidak akan menjadi pengecut atau terbelah hanya karena serangan seperti itu," tegas Johnson dalam pernyataannya.

Motif Belum Masih Misterius

Kepala Polisi Metropolitan London, Cressida Dick, menyatakan dia sangat sedih dan marah karena terjadi aksi teror di kotanya.

Dia menuturkan, serangan bermula di Fishmongers' Hall yang berlokasi di sisi utara jembatan, engan insiden itu dikategorikan aksi teroris.

"Kami terbuka dengan segala teori maupun motif. Kami yakin, perangkat yang terpasang di tubuhnya adalah bom rompi bunuh diri palsu," katanya.

Sumber keamanan kepada AP mengungkapkan, mereka sudah tahu identitas pelaku, dengan dia terhubung dengan "kelompok teroris".

Stevie Hurst keluar dari mobilnya, dan berlari menuju si teroris di mana dia dan warga lainnya beramai-ramai melumpuhkannya.

"Saya melihat pisau masih di tangannya. Jadi, saya mengambilnya dan menendangnya di kepala. Kami mencoba sekuat mungkin menghentikannya," tuturnya.

"Orang-orang di sini benar-benar melakukan aksi luar biasa. Mereka merupakan seorang pahlawan," lanjut Hurst kepada BBC Radio.

London Bridge langsung ditutup, dengan bus evakuasi disiagakan di lokasi. Adapun tim forensik datang dan mulai memeriksa TKP.

Dari AS, juru bicara Gedung Putih menyatakan Presiden Donald Trump sudah mendapat pemaparan dan memantau situasinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved