Kalteng Kita

Gubernur Sugianto Minta Bupati dan Wali Kota Revisi Perda Penghambat Investasi

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, dalam pertemuan dengan para bupati dan wali kota di Palangkaraya, belum lama ini menegaskan,

Gubernur Sugianto Minta Bupati dan Wali Kota Revisi Perda Penghambat Investasi
Tribunkalteng.com /faturahman
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Upaya memudahkan masuknya investasi ke Kalimantan Tengah terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng, salah satunya melakukan evaluasi penerapan perda yang ada yang akan direvisi jika terindikasi menghambat investasi.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, dalam pertemuan dengan para bupati dan wali kota di Palangkaraya, belum lama ini menegaskan, agar peraturan daerah atau aturan lainnya yang dianggap menghambat investasi agar dilakukan revisi dan dicabut, sehingga investasi mudah masuk.

Menurut Sugianto, ketegasan tersebut ditekankan oleh Presiden Joko Widodo dalam satu pertemuan bersama Gubernur dan Wali Kota serta Bupati se Indonesia di Jakarta belum lama tadi, sehingga penegasan tersebut kembali dipaparkannya kepada semua instansi di Kalimantan Tengah.

Pemkab Kapuas Akan Segera Terapkan Sistem Tanda Tangan Digital, Berlaku pada Sistem Perizinan

Selamat Hari Guru Nasional, Ini Kumpulan Ucapan dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya

Menara Radio Roboh Dihantam Angin Kecang dan Hujan Es, Timpa Rumah Warga

'Ini adalah perintah Presiden sebagai perwakilan pusat di daerah, saya wajib meneruskannya kepada masyarakat dan lembaga di Bumi Tambun Bungai, agar investasi yang masuk ke Kalteng tidak berbelit-belit dan bisa lancar," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, menanggapi hal tersebut, menyambutnya dengan baik, dan dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan evaluasi perda-perda yang ada untuk menyesuaikan dengan yang diperintahkan Gubernur Kalteng tersebut.

"Sudah dan sedang kami lakukan evaluasi untuk direvisi, saat ini masih berjalan, sehingga sejumlah aturan dalam perda yang dianggap menghambat akan kami revisi.Salah satu perda yang kami tunjau adalah tentang perda pajak rumah bersubsidi, ini masih kami evaluasi lagi penerapannya," ujarnya.

(Tribunkalteng.com  / faturahman)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved