Kalteng Kita

UMP Kalteng 2020 Naik 9 Persen, Segini Besarannya

Lebih jelas, ditegaskannya, angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen dan inflasi 3,39 persen, serta ditambah angka penyesuaian sebesar

UMP Kalteng 2020 Naik 9 Persen, Segini Besarannya
tribunkalteng.com/ faturahman
Kadisnakertrans Kalteng, Syahril Tarigan dan jajarannya saat membahas UMP Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan upah minimum provinsi untuk tahun 2020 sebesar Rp 2.903.144,7 atau naik sebanyak sembilan persen dari sebelumnya atau tahun 2019.

Penetapan UMP tersebut, berdasarkan, rapat pada Dewan Pengupahan yang telah menyampaikan rekomendasi besaran UMP tahun depan , demikian juga dengan keputusan Gubernur  Kalteng yang telah menetapkan melalui Pergub nomor 34 tahun 2019 tentang UMP 2020.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kalimantan Tengah, Syahril Tarigan, mengatakan, Kamis (21/11/2019), mengatakan, penetapan UMP tahun 2020 tersebut, sudah berdasarkan ketentuan dan rapat dewan pengupahan juga melalui peraturan gubernur Kalteng.

"Telah ditetapkan UMP Kalteng, mengalami kenaikan hingga sembilan persen dibanding tahun lalu, yakni menjadi Rp 2.903.144,7, mempertimbangkan kondisi perkembangan usaha dan kebutuhan hidup para pekerja ," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah Syahril Tarigan.

Ustaz Abdul Somad Tausiyah di KPK, Agus Rahardjo Akan Periksa Pegawainya yang Mengundang

Duel Tim Penghuni Zona Degradasi, Ini Prediksi Semen Padang vs Kalteng Putra

Dulu Buronan Paling Dicari, Kini Umar Patek Seru Teroris di Indonesia Hentikan Aksi

Lebih jelas, ditegaskannya, angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen dan inflasi 3,39 persen, serta ditambah angka penyesuaian sebesar 0,49 persen.

"Sehingga UMP ditetapkan berdasarkan formula yang ada pada PP nomor 78 tahun 2015," ujarnya.

Rumusannya,  yakni, upah minimum tahun berjalan ditambah dengan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara nasional, serta penyesuaiannya, jika memang ada.

"Diharapkan, akan terjadi, keharmonisan hubungan industrial dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, hingga kesejahteraan bersama," ujarnya. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved