Breaking News:

Kabar Kalimantan

Sumur Bor Keluarkan Air Bercampur Gas, Warga Kayong Utara Kalbar Cemas

Itu setelah sumur bor yang menyemburkan air bercambur gas, belum juga ada tanda-tanda segera berakhir.

Editor: Mustain Khaitami
Foto Koramil 1203-11 Simpang Hilir
Penjabat Danramil 1203-11 Simpang Hilir, Peltu Nanang Koswara meninjau sumur bor yang menyemburkan air bercampur gas dan pasir di Desa Medan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Rabu (13/11/2019). 

Namun, kata Jupri, warga setempat sangat berharap secepatnya mendapat titik terang dari Dinas ESDM Kalbar.

"Agar tidak menimbulkan kecemasan warga," ujar Jupri.

Adapun, sumur bor berkedalaman sekitar 15 meter itu pertama kali digali pada Senin (11/11/2019).

Sejak itu, sumur tidak henti-hentinya menyemburkan air bercampur gas dan pasir.

Saat pertama keluar dari lubang sumur, tinggi semburan bahkan mencapai sekitar 13 meter.

Namun, agar air tidak terus menyembur ke atas, warga berinisiatif memasang pipa sambungan yang kemudian direbahkan ke tanah untuk mengalirkan semburan air dari lubang sumur.

Semburan Gas Bikin Panik Warga

Pekan lalu, diduga adanya kerusakan pada pengeboran minyak pihak Pertamina di Desa Pampanan Kecamatan Pugaan hingga menyebabkan adanya semburan gas yang menyerupai minyak dan menyebabkan bau menyengat dan mengganggu pernafasan.

Bau mulai terasa menyengat saat Kamis (14/11/2019) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Khairani warga Rt 02 awalnya mengira terjadi hujan karena mendengar suara gemuruh dan ada suara titik air di atap rumah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved