Kabar Kotawaringin Barat

Dihakimi Warga, 2 Rampok Bersajam di Kotawaringin Barat Sekarat, 1 Tewas

Meski sempat ditodong senjata tajam, korban berhasil lolos dan kemudian jeritannya didengar suami serta tetangga yang kemudian melakukan penangkapan t

Penulis: Fathurahman | Editor: Mustain Khaitami
HO/Polres Kobar
Kawakan pelaku perampokan yang babak belur diamuk warga di Kabupaten Kotawaringan Barat (Kobar), Sabtu (16/11/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALANBUN - Lima orang pria bersenjata tajam ingin merampok sebuah rumah di Desa Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tangah, Sabtu (16/11/2019) pukul 04.30 WIB.

Namun aksi ini tepergok Maryanti, pemilik rumah. Meski sempat ditodong senjata tajam, korban berhasil lolos dan kemudian jeritannya didengar suami serta tetangga yang kemudian melakukan penangkapan terhaap pelaku.

Dua dari lima pelaku hingga Minggu (17/11/2019) mengalami luka berat masih dirawat di Puskesmas setempat. Satu lainnya tewas setelah dirawat karena luka oleh warga yang melakukan pengepungan.

Informasi terhimpun menyebutkan, dua pelaku pertama kali diketahui masuk rumah korban Maryanti (35) di Kawasan Perusahaan PT Indoturba RT 016 RW 003 Desa Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng.

Jangan GeEr Dulu, Cari Tahu Perasaan Si Dia Sebelum Nembak, Perhatikan 4 Hal Ini

Kalahkan Tuan Rumah Luksemburg , Portugal Baru Lolos ke Putaran Final Euro 2020

Akhirnya Portugal Lolos, Inggris dan Prancis Juara Grup, Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Euro 2020

Saat itu korban kaget, ketika keluar kamar tidur dan ingin mengambil air wudhu untuk melaksanakan salat tahadjud, menuju dapur tiba-tiba ada dua orang tak dikenal membawa senjata tajam dan menodongnya dengan pisau serta mengancamnya yang saat itu ada di pintu dapur.

Mereka berusaha melakukan perampokan di rumah korban, dini hari yang sepi tersebut.

"Saya kaget pas ingin salat Tahadjud ada dua orang di dapur membawa pisau dan mendodongkannya ke saya. Mereka memberikan kode agar saya diam sambil mengacungkan pisau," ujarnya kepada penyidik Polsek setempat.

Namun korban,saat itu secara spontan kabur, dan masuk kembali ke dalam kamarnya dan dikunci, untuk mengabarkan, hal itu kepada suaminya yang saat itu sedang tidur di dalam kamar.

Kontan saja, korban dan suaminya menelepon warga sekitar terkait hak itu hingga warga ramai datang ke rumah tersebut.

c
Seorang kawanan pelaku perampokan saat ditangani petugas medis puskesmas di Kobar. (HO/Polres Kobar)

Warga membawa berbagai senjata pemukul, datang dengan beringas mencari para pelaku, dan menangkap, kemudian menghakimi lima orang pelaku, tiga di antaranya luka parah hingga dilarikan ke Puskesmas Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar dan lainnya diamankan polisi.

Kapolres Kobar, AKBP E Dharma B Ginting, Minggu (17/11/2019) mengungkapkan, melalui laporan polisi ke Polda Kalteng menjelaskan, pihaknya, mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, satu buah linggis, tiga buah Pisau Enggrek, satu buah alat bor, satu bilah Parang dan satu unit mobil Kijang Krista warna coklat metalik KH 1501 AL.

Kapolres juga mengatakan satu dari lima orang pelaku tewas setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas setempat dua pelaku yang luka amukan massa masih di rawat.

Identitas pelaku antara lain, Sodik asal Sukabumi kelahiran 1969, alamat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arsel, Kobar.

c
Senjata tajam milik kawanan perampok yang disita jajaran Polres Kobar. (HO/Polres Kobar)

Pelaku lainnya, Ujang Haryanto, kelahiran, Sukabumi 7 Des 1976, alamat Desa Pasir Panjang RT 04 Kecamatan Arsel Kabupaten, Kobar.

Selain itu, Rohman Hidayat menderita luka parah dirawat di puskesmas, Ruli Choirul Irawan masih dalam perawatan, dan Yanuh Supriyanto, 27 tahun, laki, Alamat Desa Kumpai Batu Bawah Kecamatan Arsel, Kobar tewas setelah dirawat.

Tersangka tewas, berdasarkan hasil visum mengalami luka lebam di dahi sebelah kiri, luka lebam di mata sebelah kiri, bengkak di telinga kanan, bengkak dipergelangan tangan kiri dan luka tersebut akibat persentuhan dengan benda tumpul. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved