Breaking News:

Heboh Video Mesum di Kendari, Pemeran Perempuan Mahasiswi PT Swasta?

Beredarnya video mesum melalui media sosial, kembali bikin gger, Kali ini, peristiwa terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

surya
Ilustrasi video mesum 

TRIBUNKALTENG.COM, KENDARI - Beredarnya video mesum melalui media sosial, kembali bikin gger, Kali ini, peristiwa terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam video yang beredar itu memperlihatkan adegan lelaki dan perempuan layaknya suami istri.

Pemeran dalam video berdurasi 2 menit 46 detik itu diduga dilakoni salah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Kendari.

Pemeran wanita dalam video syur itu diduga warga Desa Amoito, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra.

Sementara wajah pemeran pria dalam video tersebut tidak terlihat kamera.

Heboh Video Mesum Diduga Dosen dan Mahasiswi, Pakai Bahasa Sunda, Diyakini di Bandung

Bermain Seri dengan Islandia, Turki Negara ke-7 Lolos ke Putaran Final Euro 2020

2020 DIPA Kalteng Tembus Rp 17 ,7 Triliun, Ini Rinciannya

Kepala Desa Amoito, Usmin Mahseng saat dikonfirmasi mengatakan, ada kemiripan antara wajah pemeran wanita dengan warganya.

“Memang ada kemiripan dengan salah satu warga saya, tapi saya juga jarang ketemu," ungkap Usmin, Kamis (14/11/2019).

Kepala Subdit Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan, rencananya penyidik akan meminta konfirmasi pemeran wanita dalam video tersebut.

"Iya, besok rencananya akan dikonfirmasi (pemeran wanita)," ungkap Dolfi.

Sebelumnya, kata Dolfi, pihak Reskrimsus menerima laporan pengaduan dari seorang wanita berinisial NH (22), warga Desa Amoito, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, yang merasa dicemarkan nama baiknya atas beredarnya video tersebut.

NH melapor pada 29 Oktober 2019 pukul 12.00 Wita.

NH membantah bahwa wanita dalam video itu adalah dirinya.

Dolfi mengimbau kepada warga agar tidak lagi menyebarluaskan video porno tersebut karena bisa dikenakan UU ITE, dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved