Viral Video Polisi Dikeroyok 2 Orang di Jalan, Akhirnya Berdamai, Ternyata Penyebabnya Sepele

Seorang polisi berpakaian dinas dikeroyok 2 orang di tengah jalan, terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Instagram Palembang Bedesau
Anggota Sabhara Dikeroyok Dua Orang di Kawasan Pelabuhan Boom Baru 

TRIBUNKALTENG.COM  - Seorang polisi berpakaian dinas dikeroyok 2 orang di tengah jalan, terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Video itu terjadi diketahui terjadi di jalan sekitaran Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Slamet Riyadi tepatnya di depan Pelabuhan Boom Baru Palembang pada Selasa (12/11/2019) sore.

Berdasarkan informasi, anggota polisi yang dikeroyok tersebut harus Dilarikan ke IGD RS Boom Baru Palembang karena mengalami luka setelah dikeroyok.

Pengeroyokan dilakukan dua orang tersebut terhadap anggota polisi yang diketahui bertugas di Sabhara belum diketahui penyebabnya secara pasti.

Viral Video Sang Mantan Dikeroyok di Depan Pengantin, Ternyata Ini yang Terjadi

Sosok Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri, Pernah Aktif Jadi Remaja Masjid

Ria Irawan saat Dijenguk Rekan Kepalanya Sudah Gundul, Ini Kabar Terbarunya

Dilansir dari Tribun Sumsel, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan duduk perkara video viral polisi baku hantam dengan 2 pria di jalanan Palembang.

"Yang pertama perlu kita sampaikan itu bukan perkelahian. Itu adalah karena terjadi kesalahpahaman," kata Kombes Supriadi.

Supriadi menjelaskan, saat terjadi keributan itu polisi tersebut tidak mengetahui bahwa dua orang pria yang berpakaian sipil tersebut adalah anggota TNI.

"Baru diketahui bahwa dua orang itu oknum anggota TNI itu setelah terjadi permasalahan," katanya.

Supriadi menjelaskan, ini berawal dari perselisihan antara sesama pengendara

"Jadi saling mendahului sehingga terjadi saling selisih diawali dengan adu mulut dan berakhir dengan adanya saling pukul," katanya.

Kata Supriadi, kasus ini sudah ditangani oleh Polrestabes Palembang dan saat ini perkaranya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak sudah dipanggil dan setelah itu diserahkan ke masing-masing kesatuan," katanya.

Namun pada dasarnya permasalahan tersebut sudah selesai. "Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tak menyebarkan video tersebut," pintanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved