Kalteng Kita

Gubernur Sugianto Larang Pejabat Keluar Daerah Jelang Pelantikan Presiden, Fairid Gelar Pertemuan

Dalam surat edarannya, Gubernur Kalteng, meminta agar semua kepala daerah Bupati dan Wali Kota memperhatikan situasi dan kondisi Nasional

Gubernur Sugianto Larang Pejabat Keluar Daerah Jelang Pelantikan Presiden, Fairid Gelar Pertemuan
(banjarmasinpost group/faturahman)
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota se Kalteng untuk sementara waktu sebelum pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden agar tidak keluar daerah kecuali untuk acara mendesak atau penting.

Semua pejabat yang ada di Kalimantan Tengah diminta untuk tetap berada di Kalteng dalam mengantisipasi dan memantau pergerakan masyarakat yang akan bepergian dalam rangka aksi demontrasi atau unjuk rasa untuk pengumpulan massa dalam suasana sebelum maupun sesudah
agenda nasional yaitu Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang akandilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019.

Dalam surat edarannya, Gubernur Kalteng, meminta agar semua kepala daerah Bupati dan Wali Kota
memperhatikan situasi dan kondisi Nasional dan Kalimantan Tengah, tersebut.

Pejabat Pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dan Kota se
Kalimantan Tengah diharapkan tidak meninggalkan daerah atau tempat tugasnya selama waktu tersebut.

Termasuk melakukan perjalanan dinas terkecuali dalam hal sangat penting atau mendesak dengan jin Pejabat pimpinan dalam lingkup masing-masing.

Selain itu, juga dia meminta intensifkan komunikasi dan selalu berkoordinasi dengan perangkat daerah melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Segera melaporkan jika di ketahui adanya hal-hal yang bersifat akan mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat, sehingga cegah dini dapat dilakukan.

Gelar Pertemuan

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, Jumat (18/10/2019) melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, adat dan organisasi kemasyarakatan.

Wali Kota  mengimbau, jelang pelaksanaan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, yang sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tanggal 20 Oktober 2019.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, dan semua pihak yang terkait untuk mendukung kelancaran, dengan menjaga situasi keamanan dan ketertiban, agar pelaksanaan Pelantikan dapat berjalanan dalam situasi aman dan kondusif," ujarnya.

Mantan Ketua KNPI Kalteng ini, juga mengharapkan, selain pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, yang juga menjadi agenda politik daerah yang harus mendapat perhatian, terkait dengan jadwal Pemilihan Kepala Daerah atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 mendatang.

Dia berharap pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil gubernur Tahun 2020 di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangkaraya dapat berlangsung damai, demokratis, jujur, dan tanpa tekanan (intimidasi).

"Saya mengajak untuk bersama–sama menjaga agar pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur dapat berlangsung dengan jujur, adil, aman dan nyaman, serta tertib dan lancar, dalam situasi yang kondusif, sehingga dapat diwujudkan Pilkada yang berkualitas," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved