Petugas KPK Nyaris Ditabrak, Ajudan Wali Kota Medan Kini Diburu Bawa Uang Rp 50 Juta

Ajudan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bernama, Andika, kini dalam pencarian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Petugas KPK Nyaris Ditabrak, Ajudan Wali Kota Medan Kini Diburu Bawa Uang Rp 50 Juta
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Walikota Medan, T. Dzulmi Eldin mengaku Pemko Medan belum memiliki anggaran untuk mengelola Gedung Warenhuis. Dia berharap ada tangan-tangan yang mau mengelola sekaligus melestarikannya. Dia mempersilakan kepada yang ingin mengelola dan melestarikannya, pihaknya akan membuat open bidding (lelang terbuka) 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Ajudan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bernama, Andika, kini dalam pencarian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Andika diketahui merupakan orang yang nyaris menabrak tim KPK saat operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (15/10/2019) lalu.

Andika juga membawa kabur uang Rp 50 juta yang rencananya diserahkan kepada Dzulmi.

"KPK mengimbau kepada AND (Andika) seorang ajudan, untuk segera menyerahkan diri ke KPK dan membawa serta uang Rp 50 juta yang masih dalam penguasaannya," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers, Kamis (17/10/2019).

Giliran Wali Kota Medan Terjaring OTT, KPK Amankan Rp 20 Juta

Situasi di Penajam Sempat Menegangkan, Kapolda Kaltim Langsung Ambil Alih Komando Penertiban Massa

Desak Perppu KPK, Ribuan Mahasiswa Bakal Demonstrasi di Depan Istana Kamis Ini

Pada awalnya, tanggal 15 Oktober 2019, papar Saut, Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari bersedia memberikan uang sebesar Rp 250 juta kepada Dzulmi.

Uang itu adalah sebagai kompensasi dirinya diangkat Dzulmi sebagai Kepala Dinas PUPR.

"Uang tersebut diberikan melalui transfer sebesar Rp 200 juta dan Rp 50 juta diberikan secara tunai," ujar Saut.

"Setelah memastikan adanya transaksi pemberian uang dari Kadis PU ke APP (Aidiel) selaku ajudan DE (Dzulmi), pada hari yang sama, tim langsung bergerak untuk mengamankan orang-orang terkait," lanjut dia.

Andika adalah orang yang ditugaskan untuk mengambil uang Rp 50 juta tersebut.

Pada pukul 20.00 WIB tim mengejar Andika di ruas jalan Kota Medan. Saat itu, ia telah mengambil uang dari rumah Isa.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved