Desak Perppu KPK, Ribuan Mahasiswa Bakal Demonstrasi di Depan Istana Kamis Ini

Kamis (17/10/2019) hari ini, ribuan mahasiswa dari lebih 10 universitas direncanakan akan bergabung dalam aksi demontrasi di Ibu Kota Jakarta.

Desak Perppu KPK, Ribuan Mahasiswa Bakal Demonstrasi di Depan Istana Kamis Ini
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ribuan mahasiswa dan pelajar menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (30/9/2019). Dalam aksinya yang berujung ricuh dengan polisi itu, mereka menuntut pemerintah dan DPR untuk membatalkan Revisi Undang-Undang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). 

TRIBUNKALTENG.COM -  Kamis (17/10/2019) hari ini, ribuan mahasiswa dari lebih 10 universitas direncanakan akan bergabung dalam aksi demontrasi di Ibu Kota Jakarta.

Aksi demontrasi digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) se Jabodetabek-Banten.

Mereka menyerukan aksi #tuntaskanreformasi mendesak Perppu membatalkan UU KPK hasil revisi di Istana Merdeka, Jakarta.

Seruan diunggah melalui postingan sosial media Instagram BEM SI dengan alamat @bem_si pada Rabu sore.

Larang Pelajar Ikut Unjuk Rasa Hari Ini, Mendikbud Muhadjir Effendy Keluarkan Surat Edaran

Situasi di Penajam Sempat Menegangkan, Kapolda Kaltim Langsung Ambil Alih Komando Penertiban Massa

Warga Panik Antre Tarik Uang di ATM, Rp 124 Miliar Milik Nasabah BNI Diduga Dibobol

Ghozi Basyir Koordinator Media BEM SI saat dikonfirmasi membenarkan soal seruan aksi dan rencana demonstrasi mahasiswa tersebut di Istana Merdeka.

"Benar, benaran ada aksi," kata Ghozi seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, aksi ini akan diikuti oleh mahasiswa dari aliansi BEM SI Jabodetabek dan Banten, dengan estimasi massa sekitar 2.000 orang.

Aksi ini direncanakan mulai jam 13.00 WIB sampai selesai sekitar jam 18.00 WIB.

Terkait penyataan Polri tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) demonstrasi jelang pelantikan presiden, Ghozin mengatakan, mahasiswa tetap akan turun melakukan aksi.

"Kita mah di negara demokrasi ini tetap gelar aksi. Kan surat aksi itu kan pemberitahuan, bukan izin," katanya.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved