Breaking News:

Bisnis dan Ekonomi

Dapat Suntikan Dana Merpati Air Bakal Kembali Beroperasi, Hanya Angkut Barang

Kendati begitu, Merpati belum bisa beroperasi seperti sedia kala. Sebab, maskapai yang dipimpin oleh Asep Eka Nugraha itu belum mendapat izin untuk me

Tribunnews.com
Ilustrasi - Armada pesawat Merpati Airlines. 

Kendati begitu, Merpati belum bisa beroperasi seperti sedia kala. Sebab, maskapai yang dipimpin oleh Asep Eka Nugraha itu belum mendapat izin untuk melayani penumpang.

Perusahaan itu hanya diberi tugas untuk melayani pengantaran kargo untuk wilayah Indonesia bagian Timur saja. Itu pun, Merpati harus meminjam pesawat milik Garuda Indonesia.

Sebab, armada milik Merpati tidak laik terbang dan belum mendapat izin dari Kementerian Perhubungan untuk melayani penumpang.

Sebagai langkah awal, Garuda akan meminjamkan tiga pesawatnya. Di 2020, Garuda akan menambahkan lima pesawat lagi untuk Merpati.

Namun, peminjaman pesawat itu tak cuma-cuma alias gratis. Merpati harus menanggung biaya operasional pesawat tersebut.

“Kita tak ambil profit, hanya air cost dan management fee,” kata Ari.

Belum Bisa Beroperasi Penuh

Meski telah diberi pekerjaan, Merpati dipastikan tak bisa beroperasi penuh pada tahun ini. Direktur Utama Merpati Airlines Asep Eka Nugraha belum bisa memastikan kapan maskapai tersebut akan kembali mengudara di langit Indonesia.

“Tidak terkejar kalau tahun ini (bisa melayani penerbangan). Sertifikasi (dari Kementerian Perhubungan) itu kan panjang,” ujar Asep.

Asep menjelaskan, saat ini perusahaannya belum benar-benar hidup. Sebab, pihaknya harus terlebih dahulu menyehatkan keuangan perusahaan jika ingin kembali beroperasi penuh.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved