IMB Bakal Dihapus karena Dianggap Hambat Investasi, Semua Bangunan Bakal Legal?

Wacana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badang Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil

IMB Bakal Dihapus karena Dianggap Hambat Investasi, Semua Bangunan Bakal Legal?
Kompas.com
ILUSTRASI - Citraland Cirebon - PT Ciputra Development Tbk 

TRIBUNKALTENG.COM - Wacana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badang Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.

Selanjutnya, IMB akan dimasukkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Omnibus Law.

Sofyan menyatakan hal ini saat Rapat Koordinasi Kadin Bidang Properti, di InterContinental Hotel Jakarta, Rabu (18/9).

IMB dihapus karena dinilai telah menjadi salah satu faktor penghambat investasi, terutama untuk sektor properti.

Ajukan IMB Tak Sesuai, Denda Rp 1 Miliar!

Download Lagu Man Ana Nissa Sabyan, Lirik Lagu Ya Allah Biha Nissa Sabyan Gambus

Dicari Lulusan SMA/SMK D3 S1, PT Pelni Buka Lowongan Kerja di Posisi Ini, Daftar Online Sisa 3 Hari

"Izin IMB itu barangkali tidak diperlukan lagi nanti. Izin-izin yang selama ini merepotkan tidak diperlukan lagi. Tinggal kita buat standar-standarnya saja," kata Sofyan.

Kepala Bagian Humas Kementerian ATR/BPN Harison Mokodompit mengatakan, penghapusan IMB ini akan masuk dalam rencana penerapan Omnibus Law.

"Itu masuk dalam rencana Omnibus Law," kata Harison menjawab Kompas.com, Jumat (20/9).

Terkait hal ini, Direktur PT Ciputra Development Tbk Harun Hajadi tak sepenuhnya setuju IMB dicabut.

Menurutnya, yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengevaluasi proses penerbitan IMB dan penerapannya pada bangunan yang sudah jadi.

Pasalnya, selama ini di level pemerintah daerah (pemda) baik pemerintah kota (pemkot) maupun pemerintah kabupaten (pemkab), IMB hanya formalitas yang menambah panjang proses birokrasi terkait investasi.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved